"Jadi saya awalnya sebagai tertuduh oleh keluarganya korban yang meninggal. Pada Senin (11/5/2026) sore pukul 16.00 WIB, saya didatangi oleh Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, saya sempat ditanya oleh polisi," ujarnya kepada BANGSAONLINE.
Eldi mengatakan, dirinya dimintai keterangan terkait kedekatannya dengan korban. Menurut dia, hubungan pertemanan keduanya sudah terjalin sejak 2017 saat bekerja di kawasan peti kemas Tanjung Perak.
"Korban merupakan teman lama dan kerap saya bantu dalam urusan pekerjaan. Dari keakraban saya dengan DM membuat kerabat korban ada yang tidak suka, sehingga setelah peristiwa pembunuhan itu salah satu kerabat korban bercerita kepada wartawan bahwa terduga pelakunya adalah saya," ungkap Eldi.
Namun, hasil penyelidikan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya mengarah kepada seorang satpam bernama Oktio Ogra (38) yang tinggal di rumah kos kawasan Sememi.










