“Dan ini yang sangat kita kagumi dari Gus Menteri dan jajaran Pak Dirjen. Beliau menjadikan ini bukan sebagai sekedar tugas dan jabatan, tapi ada aspek teologisnya. Beliau-beliau meyakini, dengan melayani dan memberikan pemenuhan hak bagi disabilitas, lansia, dan perempuan, justru disitulah keberkahannya,” imbuh Deka.
Tak sampai di situ, Deka mengaku Kemenhaj melibatkan KND secara langsung dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Dia juga melihat pejabat Kemenhaj yang juga terjun langsung dalam memastikan seluruh petugas benar-benar dilatih untuk melayani jemaah dengan maksimal.
“Bahkan Pak Dirjen (Puji Raharjo) terjun langsung melihat gimana persiapan petugas haji yang dilatih melayani penyandang disabilitas. Dan kami melihat ini sangat patut diapresiasi,” ucap Wakil Ketua KND tersebut.
Sementara itu, Direktur Jendral (Dirjen) Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengatakan bahwa tema yang diangkat tahun ini betul-betul untuk memuliakan tamu Allah, khususnya penyandang disabilitas, lansia, termasuk perempuan.










