Pemkot Surabaya Percepat Transformasi Parkir Digital

Pemkot Surabaya Percepat Transformasi Parkir Digital Pemasangan dilakukan melalui metode foto langsung di lokasi, kemudian dicetak, dan ditempel pada rambu kawasan parkir digital. Foto: Hms

BANGSAONLINE.com - Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mempercepat transformasi layanan parkir berbasis digital. Jumlah petugas parkir digital mencapai 926 orang, bertambah 107 dari sebelumnya 819 orang per 8 Juni 2026.

Plt Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menyebut digitalisasi parkir sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat tata kelola perparkiran. 

“Semakin luas penerapan parkir digital, semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat. Selain mempermudah transaksi, sistem ini juga mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir di lapangan,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Pihaknya turut memperkuat pengawasan dengan memasang foto juru parkir pada rambu parkir digital Tepi Jalan Umum (TJU). Pemasangan dilakukan melalui pendataan dan pemotretan langsung di lokasi sebelum ditempel di kawasan parkir. 

“Melalui pemasangan foto ini, masyarakat bisa lebih mudah mengenali petugas parkir yang bertugas. Ini menjadi salah satu bentuk keterbukaan layanan sekaligus upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem parkir digital,” kata Trio.

Selain menambah petugas, Dishub Surabaya memperluas penerapan parkir digital ke ruas jalan baru, seperti Jalan Stasiun Kota, Perak Timur, Perak Barat, dan Tambak Bening. Sebelumnya sistem ini sudah diterapkan di Bratang, Nginden, Prapen, Klampis, Rungkut, Bukit Darmo Boulevard, hingga Karang Menjangan.

Trio menyebut, Dishub Surabaya terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan petugas parkir untuk mempercepat adaptasi sistem non-tunai. Ia pun mengimbau masyarakat agar selalu meminta bukti pembayaran sebagai tanda transaksi sah. 

“Kami mendorong petugas untuk aktif memberikan informasi kepada pengguna jasa parkir mengenai mekanisme pembayaran digital. Semakin sering masyarakat menggunakan transaksi non tunai, semakin cepat proses adaptasi terhadap sistem ini,” pungkasnya. (rom)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO