Ringkasan Berita
- Seorang pengendara motor perempuan, Sopiah (57), tewas di tempat setelah terlindas ban truk Pertamina di lampu lalu lintas Jalan Sultan Iskandar Muda, Ampel, Surabaya. Korban diduga tidak mengenakan helm saat kejadian.
- Pengendara motor lainnya, Jatim (59), mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Truk yang dikemudikan DP (37) dalam kondisi kosong tanpa muatan saat kejadian.
- Penyebab kecelakaan diduga terjadi saat motor berhenti di samping truk, namun kepolisian masih menunggu hasil rekaman CCTV dari Dishub Surabaya untuk memastikan kronologi yang jelas. Kedua pengendara masih dalam kondisi shock sehingga belum bisa memberikan keterangan lengkap.
- Penyidikan dilakukan oleh Satlantas Polres Tanjung Perak untuk mengungkap kronologi lengkap. Jenazah korban tewas telah dibawa ke RSUD Dr. Soetomo.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Seorang pengendara motor tewas terlindas truk Pertamina di lampu lalu lintas Jalan Sultan Iskandar Muda No.1, Ampel, Rabu (10/6/2026).
Korban bernama Sopiah (57), warga Pegirian, Semampir, meninggal di lokasi akibat luka di kepala setelah terlindas ban truk. Jenazahnya dibawa ke RSUD Dr. Soetomo. Sementara pengendara motor Honda Vario, Jatim (59), warga Bangkalan, mengalami luka dan dirawat di RSUD dr. Soewandi.
Kecelakaan bermula saat truk Pertamina yang dikemudikan DP (37), warga Benowo, melaju searah dengan motor korban. Diduga motor berhenti di samping truk sehingga terjadi insiden.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Mulyono, menyatakan pihaknya masih menunggu rekaman CCTV untuk memastikan penyebab kecelakaan.
“Untuk keterangan dari kedua belah pihak masih belum bisa memberikan keterangan jelas karena masih shock. Dan penyebabnya masih kita cari dari rekaman CCTV di traffic lamp tempat kejadian,” ujarnya.
Ia menambahkan, truk dalam kondisi kosong tanpa muatan.
“Posisi truk kosong tanpa muatan karena barusan mengisi di SPBU sekitaran. Meski kondisi truk kosong bisa menghilangkan nyawa pengendara motor, karena korban perempuan inisial S pada waktu itu tidak menggunakan helm,” paparnya.
Satlantas Polres Tanjung Perak masih melakukan penyidikan untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.
“Kami masih menunggu Dishub Surabaya untuk hasil rekaman CCTV di TKP,” kata Mulyono. (rus/mar)










