Pergantian Kiswah Ka'bah pada 1 Muharram Simbol Pembersihan Diri dan Semangat Baru Umat Islam

Pergantian Kiswah Ka Setiap 1 Muharram kain penutup ka’bah (kiswah) selalu diganti. Foto: MSN/MCH 2026

MAKKAH, BANGSAONLINE.com - Prosesi pergantian kain penutup Ka'bah atau Kiswah di Masjidil Haram yang kini rutin digelar setiap bukan sekadar ritual tahunan biasa. Momen sakral ini membawa pesan mendalam sebagai simbol pembaruan spiritual sekaligus penanda lahirnya resolusi baru bagi umat muslim di seluruh dunia.

Makna ganda, baik secara lahiriah maupun batiniah, di balik tradisi ini diuraikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Erti Herlina.

"Terkait momen pergantian Kiswah di Masjidil Haram pada ini menjadi simbol bahwa tahun baru Islam dipilih sebagai penanda lahirnya semangat baru dan pencucian diri," ujar Erti di , Senin (15/6/2026).

Secara fisik, penggantian kain hitam legam tersebut merupakan langkah krusial demi menjaga kesucian, kebersihan, dan estetika Baitullah. Mengingat sepanjang tahun bangunan suci ini dikelilingi oleh lautan manusia yang beribadah, gesekan dan sentuhan langsung pada kain tidak dapat dihindari.

Sektor perawatan fisik ini dinilai mutlak dilakukan agar Ka'bah senantiasa terjaga keagungannya. Mengingat, intensitas sentuhan tinggi. Di mana jutaan jemaah haji dan umrah menyentuh serta memegang kain penutup saat melaksanakan tawaf.

Selain itu, faktor usia kain juga menjadi alasan penggantian berkala setahun sekali untuk menjaga agar kain tidak tampak usang atau rusak akibat paparan cuaca dan interaksi manusia.

"Bayangkan, setiap orang memegang kain penutup Ka'bah itu, dan dalam satu tahun itu sudah berapa juta yang memegang, sehingga ini diperlukan pembaruan atau diganti," lanjutnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'H Muhammad Faiz Abdul Rozzaq, Penulis Kaligrafi Kiswah Ka'bah Asal Pasuruan':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO