Wakil Koordinator Seksi Keamanan Munas Konbes NU 2026, Muchamad Nabil Harun.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menjelang pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kecamatan Mojo, pada 20-21 Juni 2026, Seksi Keamanan menyiapkan sistem pengamanan terintegrasi dengan prinsip sinergi, profesionalitas, dan khidmah.
Wakil Koordinator Seksi Keamanan, Muchamad Nabil Harun, menyampaikan sistem ini dibangun secara kolaboratif dengan melibatkan Badan Otonom NU serta santri Seksi Keamanan Internal Pondok Pesantren Al-Falah Ploso.
BACA JUGA:
Unsur yang terlibat antara lain GP Ansor, Banser, Pagar Nusa, CBP IPNU, KPP IPPNU, dan Garda Fatayat NU. Untuk memastikan kelancaran acara, Seksi Keamanan juga berkoordinasi intensif dengan aparat TNI dan Polri sesuai kewenangan masing-masing.
“Kami mengajak seluruh peserta, tamu undangan, dan warga Nahdliyin untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kondusivitas selama pelaksanaan Munas-Konbes,” ujar Nabil yang juga Ketua Umum PP Pagar Nusa, Rabu (17/6/2026).
Ia menekankan seluruh personel akan bergerak dalam satu sistem komando dengan pendekatan humanis, persuasif, disiplin, serta menjunjung tinggi adab pesantren dan ukhuwah nahdliyah. Nabil juga mengingatkan peserta untuk mematuhi tata tertib, mengenakan ID Card resmi, serta mengikuti pengaturan akses dan zonasi yang ditetapkan panitia.
Menurut dia, perbedaan pandangan dalam musyawarah merupakan tradisi intelektual NU, namun persaudaraan dan penghormatan kepada ulama harus tetap dijunjung.
“Semangat pengamanan yang dibangun adalah semangat khidmah. Kami hadir bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan melayani para kiai, memuliakan tamu, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta,” paparnya.
Nabil optimistis Munas-Konbes NU 2026 akan berlangsung lancar, aman, dan kondusif serta melahirkan keputusan terbaik bagi kemajuan NU, umat, bangsa, dan negara. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




