Asluchul Alif ketika membuka Sinkronisasi Program dan Pendampingan Web Bangda Gresik 2026. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan komitmen pemerintah daerah setempat memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting. Target prevalensi stunting ditetapkan sebesar 14,2 persen pada 2029.
Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Sinkronisasi Program dan Pendampingan Web Pelaporan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (Web Bangda) Kabupaten Gresik 2026, Rabu (17/6/2026).
“Ini bukan pekerjaan satu OPD, bukan pekerjaan sektor kesehatan saja. Penurunan stunting adalah kerja bersama yang membutuhkan komitmen seluruh pihak,” kata Alif.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional masih 19,8 persen. Pemerintah menargetkan turun menjadi 14,2 persen pada 2029, dan 5 persen pada 2045.
Di Gresik, prevalensi stunting tercatat 15,2 persen pada 2024. Alif menekankan pentingnya aksi konvergensi yang terkoordinasi dan berbasis data.
Intervensi prioritas meliputi penanggulangan kekurangan energi kronik pada ibu hamil, pemberian makanan tambahan balita, suplementasi gizi mikro, pemenuhan ASI eksklusif, serta pendampingan 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Wakil Bupati Gresik juga menyoroti perlunya transformasi aksi konvergensi dari pendekatan administratif menjadi berorientasi hasil melalui integrasi data, pemanfaatan SIPD, dan sistem pelaporan Web Bangda.
“Hal yang paling penting adalah dampaknya. Apakah angka stunting benar-benar turun, apakah anak-anak mengalami perbaikan status gizi. Kalau tidak ada dampaknya, maka program harus dievaluasi,” ucap Alif.
Sementara itu, Kepala Bappeda Gresik, Edi Hadisiswoyo, menyebut kegiatan ini bertujuan menyelaraskan upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting agar berjalan terpadu, efektif, dan berkelanjutan. Ia menekankan, pemanfaatan Web Bangda sebagai instrumen penting untuk perencanaan, monitoring, dan evaluasi berbasis data. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




