Wisata edukasi Kampung Cokelat Blitar yang menjadi salah satu destinasi Rail Tour KAI.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kota dan Kabupaten Blitar kembali menjadi destinasi program wisata tematik yang digagas KAI Daop 7 Madiun. Melalui program Rail Tour Jawa Timur, KAI mengajak masyarakat menjelajahi berbagai destinasi unggulan dengan perjalanan nyaman menggunakan kereta api.
Program yang berjalan sejak Oktober 2025 ini merupakan hasil kolaborasi KAI Daop 7 Madiun bersama pemerintah daerah di Jawa Timur, termasuk Pemkab dan Pemkot Blitar, serta dukungan Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan Rail Tour Jawa Timur dirancang menghadirkan pengalaman wisata berbeda dengan menghubungkan berbagai destinasi unggulan melalui moda transportasi kereta api.
“Program ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang kami banggakan. Kami mengajak masyarakat, komunitas hingga institusi pendidikan untuk menikmati pengalaman wisata yang seru, nyaman, dan edukatif melalui open trip ini,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Salah satu paket unggulan adalah Open Trip Rail Tour Blitar bertema Jelajah Bumi Bung Karno yang digelar 16 Juli 2026. Peserta akan diajak mengunjungi Makam Bung Karno, Pantai Tambakrejo, serta Kampung Coklat. Paket wisata ini dibanderol mulai Rp385.000 per orang dengan titik keberangkatan dari Stasiun Madiun, Nganjuk, Kertosono, Tulungagung, dan Kediri.
Fasilitas yang diberikan meliputi tiket kereta api pulang-pergi menggunakan KA Gajayana dan KA Malabar, tour guide, transportasi lanjutan (feeder), serta tiket masuk destinasi wisata. Menurut Tohari, program ini tidak hanya menawarkan alternatif liburan bebas macet, tetapi juga mendukung pelaku usaha lokal dan memperkuat ekosistem pariwisata daerah.
“Dengan memilih kereta api sebagai moda transportasi wisata, masyarakat turut mendukung perkembangan UMKM dan destinasi wisata lokal, sekaligus mendorong terciptanya pariwisata yang lebih ramah lingkungan,” katanya.
Melalui Rail Tour Jawa Timur, Blitar dipromosikan sebagai destinasi unggulan yang memadukan sejarah, edukasi, alam, dan kuliner dalam satu perjalanan praktis dan berkesan. (ina/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




