Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, saat menjawab pertanyaan awak media.
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang optimistis sekolah swasta tetap akan memperoleh peserta didik baru meski sebagian masyarakat masih lebih memilih sekolah negeri.
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan persepsi masyarakat yang berorientasi pada sekolah negeri menjadi salah satu faktor belum maksimalnya pendaftaran di sejumlah sekolah swasta. Padahal, menurutnya, kualitas pendidikan di sekolah swasta tidak kalah, bahkan beberapa memberikan layanan pendidikan tanpa biaya.
“Selama proses penerimaan peserta didik di sekolah negeri masih berlangsung, masyarakat tentu masih berupaya mendapatkan kursi di sekolah negeri. Namun setelah proses itu selesai, sekolah swasta akan menjadi pilihan utama bagi siswa yang belum tertampung,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Data Disdikbud menunjukkan jumlah lulusan sekolah dasar di Kota Malang mencapai lebih dari 14 ribu siswa, sementara daya tampung SMP negeri hanya sekitar 7.500 siswa. Kondisi ini menyebabkan hampir separuh lulusan harus melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta maupun madrasah.
“Madrasah Tsanawiyah (MTs) negeri di Kota Malang hanya ada dua. Karena itu, siswa yang tidak tertampung di SMP negeri nantinya akan terserap ke MTs swasta dan SMP swasta,” kata Suwarjana.
Terkait data penerimaan siswa di sekolah swasta, ia mengakui masih ada beberapa sekolah yang belum melaporkan perkembangan pendaftaran. Kendati demikian, Disdikbud Kota Malang meyakini jumlah peserta didik akan bertambah seiring berakhirnya proses seleksi di sekolah negeri.
Sementara itu, pada jenjang sekolah dasar (SD), masih terdapat beberapa sekolah di wilayah pinggiran kota yang belum memenuhi kuota. Untuk mengatasi hal tersebut, pendaftaran tetap dibuka bagi calon peserta didik dari luar Kota Malang selama kuota tersedia dan memenuhi persyaratan usia.
“Pendaftaran tetap bisa dilakukan sampai kuota terpenuhi. Biasanya ada tambahan siswa dari luar daerah yang memilih bersekolah di Kota Malang,” ucap Suwarjana. (dad/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




