BLITAR, BANGSAONLINE.com - Terdapat 2 pegawai minimarket di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, disekap komplotan perampok yang menggasak isi brankas. Aksi dilakukan tiga pelaku yang datang dari Kediri dan langsung menyasar minimarket yang telah mereka incar.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwidjaya Lalo, mengatakan bahwa pelaku mengancam pegawai menggunakan senjata tajam dan memaksa korban membuka brankas.
“Pelaku berangkat dari Kediri menuju lokasi sasaran. Setibanya di minimarket, mereka mengancam pegawai menggunakan senjata tajam dan memaksa korban membuka brankas penyimpanan uang,” ucapnya ketika konferensi pers, Jumat (26/6/2026).
Selain mengancam, pelaku juga mengikat dan menyekap pegawai agar tidak bisa meminta bantuan. Komplotan kemudian membawa kabur uang tunai Rp44 juta.
Polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan intensif dan berhasil menangkap tiga tersangka, yakni YDS (33) warga Kediri, MJS (23) warga Trenggalek, dan ISL (23) warga Kediri.
Dari hasil pengembangan, komplotan ini diketahui spesialis perampokan minimarket dan tercatat beraksi di tiga lokasi, yakni Srengat, Ponggok, dan Wonodadi.
“Total ada tiga TKP yang berhasil kami ungkap. Kerugian keseluruhan akibat aksi para pelaku diperkirakan mencapai Rp100 juta,” kata Kapolres Blitar Kota.
Ketiga tersangka kini ditahan di Mapolres Blitar Kota. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta menelusuri aksi serupa di daerah lain.
Pengungkapan kasus ini sekaligus mengakhiri aksi komplotan perampok minimarket yang meresahkan masyarakat dan pekerja ritel di Blitar. (ina/mar)










