Pengurus IPSI Tulungagung 2026-2030 Resmi Dilantik

Ringkasan Berita
  • Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tulungagung periode 2026-2030 telah resmi dilantik pada 30 Juni 2026 dengan 58 anggota pengurus. Pelantikan didasarkan pada SK Pengprov IPSI Jawa Timur Nomor 235/45/PD.XA/IV/2025.
  • IPSI Tulungagung mengelola potensi besar dengan lebih dari 100.000 pesilat yang tersebar di 17 perguruan di wilayah tersebut. Organisasi ini ditargetkan menjadi tulang punggung prestasi Jawa Timur dalam kejuaraan pencak silat.
  • Program prioritas kepengurusan baru meliputi pelatihan wasit dan juri, pemusatan latihan atlet, penyelenggaraan kejuaraan tingkat kabupaten, serta pengiriman atlet ke tingkat provinsi. Pengurus berkomitmen menjalankan program kerja yang telah disepakati.
  • Pejabat setempat mengharapkan IPSI Tulungagung menjadi organisasi yang profesional dan menjadikan pencak silat sebagai wadah pembinaan atlet berprestasi serta pelestarian warisan budaya bangsa. Pelantikan dihadiri oleh Plt Bupati Tulungagung dan perwakilan Pengprov IPSI Jawa Timur.

TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Kepengurusan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tulungagung periode 2026-2030 resmi dikukuhkan pada Selasa (30/6/2026) malam. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet sekaligus mengoptimalkan potensi lebih dari 100 ribu pesilat di wilayah tersebut.

Pelantikan dihadiri jajaran pejabat setempat, serta perwakilan perguruan pencak silat. Sebanyak 58 pengurus dilantik dan mengucapkan ikrar jabatan untuk memegang teguh kepercayaan, serta kehormatan organisasi.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, berharap amanah kepengurusan baru dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jadikan IPSI Kabupaten Tulungagung sebagai organisasi yang semakin profesional dan mampu menjadikan pencak silat sebagai wadah pembinaan atlet berprestasi sekaligus bagian dari warisan budaya bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Pengprov IPSI Jawa Timur, Tono Suharyanto, menegaskan pelantikan dilakukan berdasarkan SK Pengprov IPSI Jawa Timur Nomor 235/45/PD.XA/IV/2025. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan prestasi sehingga Tulungagung dapat menjadi tulang punggung Jawa Timur dalam berbagai kejuaraan.

“Harapan kami, dari Tulungagung mampu tampil atlet-atlet yang bisa mewakili Jawa Timur pada event yang lebih besar lagi,” katanya.

Sedangkan Ketua IPSI Tulungagung, Cipto Nurdiyantoyo, menyebut potensi pencak silat di daerahnya sangat besar dengan 17 perguruan dan lebih dari 100 ribu pesilat.

Ia menegaskan kepengurusan baru telah menyusun program prioritas, seperti pelatihan wasit dan juri, pemusatan latihan atlet, penyelenggaraan kejuaraan tingkat kabupaten, hingga pengiriman atlet ke tingkat provinsi. 

“Ini menjadi kewajiban kita selaku pengurus untuk mewujudkan program kerja yang sudah disepakati bersama,” ucapnya. (fer/mar)