Ringkasan Berita
- Gubernur Khofifah dan Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan menyambut kepulangan kloter terakhir haji Debarkasi Surabaya (kloter ke-116) pada Rabu (1/7/2026), menandai berakhirnya operasional musim haji 2026.
- Pemerintah Jatim akan meningkatkan kualitas layanan haji, salah satunya dengan mengoperasikan Bandara Dhoho Kediri sebagai embarkasi baru mulai 2027 untuk melayani sekitar 10.548 jemaah dari wilayah Mataraman.
- Debarkasi Surabaya pada musim haji 2026 memberangkatkan 116 kloter (~44.000 jemaah); sebanyak 43.894 telah pulang, 77 jemaah wafat di Tanah Suci, dan 17 masih dirawat di Arab Saudi.
- Jemaah tertua Debarkasi Surabaya, Raminten Murtomo Singodimedjo (87 tahun), berhasil menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali dalam keadaan sehat.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah bersama Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyambut kepulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya kloter ke-116 atau kloter terakhir musim haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Surabaya pada Rabu (1/7/2026).
Penyambutan kloter pamungkas ini menandai berakhirnya operasional haji Debarkasi Surabaya tahun 2026. Khofifah menyampaikan doa agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur.
“Selamat datang kembali di Tanah Air, para tamu Allah. Alhamdulillah, panjenengan dengan izin Allah bisa berkumpul kembali bersama keluarga setelah menunaikan rukun Islam kelima,” ujarnya.
Khofifah menegaskan peningkatan kualitas pelayanan haji akan terus menjadi perhatian Pemprov Jatim. Salah satu langkah strategis adalah pengoperasian Bandara Dhoho Kediri sebagai embarkasi haji baru mulai 2027.
Bandara tersebut diproyeksikan melayani sekitar 10.548 jemaah dari 15 kabupaten/kota di wilayah Mataraman. Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyapa jemaah tertua Debarkasi Surabaya, Raminten Murtomo Singodimedjo (87), yang berhasil menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Beliau luar biasa sekali. Alhamdulillah, sekarang bisa kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat,” katanya.
Sementara itu, Menhaj Gus Irfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah mendampingi jemaah.
“Saya berharap semua pengabdian yang telah dilakukan menjadi bagian dari ibadah yang diterima Allah SWT. Sekarang silakan kembali berkumpul dengan keluarga dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tuturnya.
Pada musim haji 2026, Debarkasi Surabaya memberangkatkan 116 kloter dengan total sekitar 44.000 jemaah. Hingga penutupan operasional, 43.894 jemaah telah kembali ke Tanah Air, sementara 77 jemaah wafat di Tanah Suci, 17 masih dirawat di Arab Saudi, dan sisanya pulang melalui jalur lain. (dev/mar)










