Ringkasan Berita
- Car Free Day resmi diluncurkan di Alun-Alun Kota Pasuruan sebagai ruang publik untuk olahraga, interaksi sosial, dan penggerak ekonomi lokal.
- Program ini dibuka langsung oleh Wali Kota Adi Wibowo yang menekankan tujuan menciptakan ruang sehat, aktif, dan produktif bagi masyarakat.
- Kegiatan perdana diisi dengan senam bersama dan ajakan untuk menjaga kebersihan serta ketertiban lingkungan selama pelaksanaan.
- Alun-alun dipilih karena potensinya mempertemukan aktivitas fisik, sosial, dan usaha, dengan harapan membiasakan jalan kaki dan bersepeda.
- Pemkot berharap Car Free Day menjadi pengungkit sektor ekonomi sekaligus wadah kebersamaan yang ramah dan bermanfaat bagi warga.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkot Pasuruan resmi melaunching program Car Free Day di kawasan Alun-Alun, Minggu (5/7/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi sosial, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi di pusat kota.
Launching dibuka langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. Ia menegaskan program ini diinisiasi sebagai wadah masyarakat memanfaatkan ruang publik secara sehat, aktif, dan produktif.
“Kita berharap kegiatan ini bisa menggerakkan semua sektor. Pertama, kita menyadari semangat hidup sehat masyarakat semakin tinggi. Di sisi lain, kita juga ingin menggerakkan sektor yang lain sehingga bisa menjadi pengungkit sektor ekonomi kita,” ujarnya.
Dijelaskan olehnya bahwa alun-alun dipilih karena memiliki potensi besar sebagai ruang publik yang mempertemukan aktivitas olahraga, interaksi sosial, hingga geliat usaha. Melalui Car Free Day, masyarakat diajak membiasakan aktivitas fisik sederhana seperti berjalan kaki dan bersepeda.
“Jalan kaki ini sehat, murah, dan menjadi wujud syukur kita. Melalui Car Free Day ini, masyarakat bisa berinteraksi secara sosial, saling bertegur sapa, sekaligus menikmati ruang kota dengan lebih nyaman,” katanya.

Launching perdana Car Free Day dilanjutkan dengan senam bersama, meliputi Senam Anugerah dan senam aerobik yang diikuti masyarakat serta jajaran perangkat daerah. Wali Kota Pasuruan juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban.
“Yang utama ingat, jangan buang sampah sembarangan. Kalau perlu kita justru bawa plastik, lihat sampah, sekaligus kita ambil sampah-sampah yang ada di sekitar kita. Siap menjaga kebersihan, siap menjaga ketertiban, dan siap menjaga kebersamaan,” paparnya.
Pemkot Pasuruan berharap, Car Free Day menjadi ruang publik sehat, ramah, dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus penggerak aktivitas sosial dan ekonomi di kota. (afa/mar)










