Gowes Bareng Jajaran, Wali Kota Pasuruan Cek Rusunawa Tambaan hingga Program Kampung Nelayan

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo bersama wakil wali kota, sekretaris daerah, ketua TP PKK, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah kembali menggelar aksi gowes bersama mengelilingi wilayah Kota Pasuruan, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan bersepeda yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat ini bukan sekadar ajang berolahraga, melainkan sarana jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan untuk meninjau langsung kondisi lapangan serta berbagai fasilitas publik.

Rute gowes kali ini mengambil titik awal dari Kantor Pemkot Pasuruan. Rombongan kemudian bergerak menyambangi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambaan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sebelum memungkasi perjalanan di Kantor Kecamatan Panggungrejo.

Saat tiba di kawasan TPI, Mas Adi -sapaan Wali Kota Pasuruan- menyempatkan diri berdialog dan beraudiensi langsung dengan para nelayan. Ia menegaskan bahwa agenda ini menjadi momen penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan kebersihan lingkungan sekaligus menyerap aspirasi warga pesisir.

“Hari ini kita memastikan bahwa kondisi lingkungan di Kota Pasuruan semuanya terjaga. Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita sampai di pelabuhan di wilayah TPI dan bisa bertemu langsung dengan para nelayan,” ujar Mas Adi.

Siapkan Program Kampung Nelayan Merah Putih

Mas Adi menjelaskan, dialog bersama kelompok nelayan ini juga menjadi langkah konkret untuk mengecek kesiapan berbagai program pemda yang ditujukan bagi masyarakat pesisir, salah satunya program Kampung Nelayan Merah Putih.

“Kita bersyukur bertemu langsung dengan para nelayan karena kita ada program Kampung Nelayan Merah Putih yang harapannya itu sebagai sarana penunjang dan aktivitas nelayan yang ada di pelabuhan, utamanya nelayan di Ngemplakrejo,” tambahnya.

Sebelumnya, saat mengunjungi Rusunawa Tambaan, Wali Kota menaruh perhatian khusus pada aspek kebersihan dan kenyamanan hunian warga. Ia mengingatkan bahwa keberadaan rusunawa sebagai aset daerah harus dirawat dengan baik oleh seluruh penghuni maupun pengelola.

“Rusunawa Tambaan merupakan aset pemerintah yang dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat tinggal. Karena itu, kondisi kebersihan dan lingkungan harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.