TUBAN, BANGSAONLINE.com - Nasib apes menimpa Murti, warga Lingkungan Dondong, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Kandang hewan ternak miliknya ludes dilalap si jago merah pada Jumat (10/7/2026). Tak hanya menghanguskan bangunan, peristiwa tragis ini juga menyebabkan dua ekor kambingnya mati terpanggang, di mana salah satunya diketahui sedang dalam kondisi hamil.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji, mengungkapkan bahwa petaka ini bermula dari aktivitas pemilik kandang yang sedang membakar sampah di belakang rumah, tepat di samping kandang ternak. Kuat dugaan, embusan angin yang kencang membuat kobaran api cepat menjalar dan menyambar material kandang. Celakanya, setelah menyalakan api, pemilik justru meninggalkan lokasi.
"Jadi habis bakar sampah, pemilik rumah langsung pergi," ujar Sutaji.
Mantan Camat Bancar tersebut menambahkan, bangunan kandang berukuran 5 x 8 meter yang didominasi material kayu membuat api dengan cepat membesar. Beruntung, petugas Damkar Tuban bergerak sigap di lokasi, sehingga kobaran api berhasil dilokalisir sebelum merembet ke bangunan utama. Akibat insiden ini, korban ditaksir mengalami kerugian materiil sekitar Rp 8 juta.
"Untuk aset yang terselamatkan yaitu rumah induk yang berdempetan dengan lokasi kebakaran senilai Rp 100 juta," pungkasnya.
Belajar dari kejadian ini, pihak Damkar Tuban mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem. Warga diminta untuk tidak sekali-kali meninggalkan aktivitas membakar sampah tanpa pengawasan, mengingat arah angin saat ini sering kali tidak menentu.
"Kalau bakar sampah sebaiknya jangan ditinggal," tegas Sutaji. (wan/rev)










