KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tahun ajaran baru 2026/2027, SDN Tertek 1 Kecamatan Pare hanya menerima dua peserta didik baru untuk kelas 1. Jumlah tersebut menjadi yang paling sedikit sejak sekolah berdiri.
Meski minim siswa baru, pihak sekolah memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan normal. Ruang kelas 1 digabung dengan kelas 2 agar kegiatan pembelajaran tetap kondusif.
Pantauan BANGSAONLINE.com di lokasi, Selasa (14/7/2026), kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tetap berlangsung dengan dua siswa baru yang fokus mengikuti materi.
Kepala SDN Tertek 1, Yulina Ovianti, menyebut dua siswa baru terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.
“Walaupun jumlah murid hanya dua anak, tidak akan mengurangi jam pembelajaran maupun pelayanan kepada siswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan rendahnya jumlah siswa baru dipengaruhi banyaknya sekolah di sekitar SDN Tertek 1. Tercatat ada 11 lembaga pendidikan dasar berdekatan, terdiri dari empat SD negeri, tiga SD Islam, dan empat Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Yuli berharap, sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dievaluasi agar distribusi siswa lebih merata.
“Kalau bisa jumlah pilihan sekolah dipertimbangkan kembali atau sistem zonasinya dikaji ulang,” katanya.
Saat ini SDN Tertek 1 memiliki total 47 siswa dari seluruh tingkatan kelas. Tahun ajaran sebelumnya sekolah menerima 9 siswa baru, sehingga penurunan tahun ini cukup drastis.
Kendati demikian, 8 tenaga pendidik tetap disiapkan untuk memberikan layanan pendidikan optimal. (uji/mar)










