PONOROGO,BANGSAONLINE.com - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari, Kecamatan Kauman, Senin (13/7/2026).
Kobaran api menghanguskan sekitar 15 hektare lahan sebelum berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama delapan jam.
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun mengatakan, api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.00 WIB dari lereng bagian bawah gunung, kemudian dengan cepat merambat ke area yang lebih tinggi. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
"Api berasal dari bawah kemudian menjalar ke atas. Karena itu kami belum bisa memastikan penyebab kebakarannya, masih kami selidiki," ungkap Masun, Selasa (14/7/2026).
Menurut Masun, kobaran api awalnya membakar sisi utara Gunung Gombak, lalu meluas ke arah barat, timur, hingga sebagian sisi selatan. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 15 hektare.
BPBD Ponorogo bersama TNI, Polri, Perhutani, relawan, pemerintah desa, serta warga melakukan upaya pemadaman secara manual menggunakan alat gepyok. Petugas juga membuat sekat bakar untuk mencegah api merembet ke area yang lebih luas.
"Pemadaman dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan api baru benar-benar padam sekitar tengah malam. Kurang lebih delapan jam petugas melakukan pemadaman," ujarnya.
Masun memastikan kobaran api tidak menjalar hingga ke kawasan permukiman warga.
Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan karena titik api sempat berada cukup dekat dengan rumah penduduk.
"Api tidak sampai masuk ke permukiman. Jarak terdekat dengan rumah warga sekitar 100 meter," jelasnya.
Selain kebakaran di kawasan Gunung Gombak, BPBD Ponorogo juga masih mendata sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah lain. Titik kebakaran dilaporkan tersebar di kawasan Kecamatan Sampung, Sambit, hingga Balong.










