KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Polres Batu menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Pelayanan Publik Tahun 2026 sebagai komitmen meningkatkan kualitas layanan kepolisian yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Rabu (15/7/2026).
Forum dipimpin Kapolres Batu AKBP Aris Purwanto dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Aliansi Ojek Online, unsur pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat dan agama, hingga perwakilan media massa.
Acara ini menjadi wadah dialog terbuka antara kepolisian dan masyarakat. Aris menegaskan, agenda tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan sarana strategis menyerap aspirasi.
“Masukan dari masyarakat sangat berharga guna mewujudkan pelayanan yang akuntabel dan sesuai kebutuhan nyata. Melalui forum ini kami membuka diri sepenuhnya menerima saran serta kritik membangun,” ujarnya.
Disampaikan pula bahwa keberhasilan pelayanan publik membutuhkan dukungan semua pihak.
“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar layanan kepolisian menjadi modern, akuntabel, dan benar-benar dapat diandalkan serta dipercaya masyarakat,” katanya.
Dalam agenda tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Timur, Triyoga Muktar Habibi, dan Kabag Organisasi Setdakot Batu, Zulkarnain, turut memberikan paparan.
Diskusi berlangsung aktif dengan sejumlah usulan, di antaranya peningkatan layanan SIM melalui Satpas, optimalisasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), penyediaan fasilitas ramah disabilitas, serta pengembangan layanan berbasis digital.
Peserta juga menyoroti pentingnya sosialisasi layanan kepolisian kepada pelajar, pengawasan penggunaan sepeda listrik bagi anak di bawah umur, serta optimalisasi sistem pembayaran digital di layanan publik kepolisian.
Hasil forum akan menjadi acuan Polres Batu dalam menyusun kebijakan dan langkah perbaikan pelayanan tahun ini. (adi/mar)










