Dugaan Pungli Lapak UMKM Jelang Konser Harjad Kota Kediri Jadi Sorotan, Pemkot Dimita Awasi Ketat

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mewarnai persiapan perayaan Hari Jadi Kota Kediri 2026.

Sejumlah pedagang mengaku dibebani biaya sewa lapak yang tinggi saat berjualan di kawasan GOR Jayabaya.

Menanggapi keluhan tersebut, Paguyuban Sahabat Boro Jarakan (SaRoJa) mendatangi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priambodo, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Panitia Hari Jadi Kota Kediri 2026.

Pertemuan itu dilakukan untuk mendorong langkah pencegahan agar praktik serupa tidak kembali terjadi pada rangkaian kegiatan mendatang.
Dewan Pengawas SaRoJa, Supriyo, mengatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti, mulai dari rekaman video hingga pernyataan tertulis dari pedagang yang mengaku menjadi korban dugaan pungutan liar.