TUBAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Tuban mencatat sebanyak 375 menara telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) berdiri di wilayah setempat. Namun, sebagian besar di antaranya terindikasi sudah tidak aktif.
Kepala Diskominfo SP Tuban, Arif Handoyo, menyebut pihaknya kesulitan mendata jumlah menara yang masih beroperasi karena pemilik tidak pernah melaporkan status menara kepada pemerintah daerah.
“Tapi kalau yang aktif kami tidak tahu pasti jumlahnya. Karena dari 375 banyak yang terdeteksi tidak aktif juga. Mereka kalau tidak aktif tidak pernah memberitahukan ke Pemda,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Selain itu, ditemukan pula menara BTS yang belum melengkapi izin dasar seperti KKPR, PBG, dan SLF. Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji, mengungkapkan sepanjang 2026 ada tiga menara BTS yang disegel karena tidak mengantongi izin lengkap.
“Ada tiga menara belum berizin. Proses pembangunannya kita hentikan,” jelasnya. (coi/mar)










