TUBAN, BANGSAONLINE.com - PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Pabrik Tuban bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban terus memperkuat komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Langkah tersebut diwujudkan melalui penggalakan program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang diisi dengan seminar parenting serta pelatihan peningkatan kapasitas pengelola tempat penitipan anak (TPA) di Kantor Pemkab Tuban, Rabu (22/7/2026).
General Affairs & Community Relations Manager Solusi Bangun Indonesia Pabrik Tuban, M. Yunani Rizzal, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertumpu pada berbagai kajian nasional. Kajian tersebut menegaskan bahwa investasi pada pengasuhan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak sejak dini merupakan fondasi vital untuk membentuk generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
"Program ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kualitas layanan pengasuhan anak sekaligus meningkatkan standar Tempat Penitipan Anak yang aman, inklusif, dan ramah anak," kata Rizzal.
Pelatihan ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari pembina dan pengasuh TPA, tim pendamping keluarga, Duta Generasi Berencana (Genre), perwakilan pusat kegiatan masyarakat (PKM), hingga komunitas perempuan di SBI Tuban. Dengan menghadirkan psikolog sebagai narasumber, kegiatan ini bertujuan mengukuhkan peran keluarga dan pengasuh.
"Kegiatan ini sebagai investasi terbaik untuk masa depan bangsa yang dimulai dari penguatan kapasitas keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak," paparnya.
Rizzal menambahkan, keberadaan orang tua, pengasuh, dan pendidik sangat krusial dalam membentuk karakter serta kesehatan mental anak. Melalui Tamasya, pihaknya berupaya menghadirkan ruang pengasuhan yang aman, ramah, dan terbebas dari tindak kekerasan maupun perundungan.
"Kami percaya, bahwa penguatan kapasitas keluarga merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Rizzal.
Selama seminar, para peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai pola pengasuhan positif (positive parenting), komunikasi efektif dalam keluarga, kesehatan mental anak, hingga strategi menciptakan ruang belajar dan bermain yang kondusif.
"Termasuk bermain yang mendukung perkembangan optimal anak," imbuhnya.
Sinergi ini menyedot apresiasi dari pihak pemerintah daerah. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, dr. Atiek Supartiningsih, menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata PT Solusi Bangun Indonesia dalam menciptakan ekosistem pengasuhan berkualitas. Menurutnya, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bermutu harus berakar dari lingkungan keluarga yang teredukasi.
"Kami mengapresiasi komitmen Solusi Bangun Indonesia yang terus mendukung program TAMASYA sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas 2045," pungkas dr. Atiek. (wan/rev)










