Terekam CCTV, Maling Gasak Motor Warga saat Beli Bahan Bangunan di Taman Sidoarjo

Ringkasan Berita
  • Korban, Zulfikar Bayu, kehilangan sepeda motor Honda Scoopy yang dicuri saat diparkir di depan toko bangunan di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Sidoarjo, pada Senin (27/7/2026) siang.
  • Pencurian terjadi saat korban sedang membeli material bangunan, dengan pelaku (diduga dua orang) langsung menyalakan dan membawa kabur motor karena kunci kendaraan tertinggal di dashboard.
  • Korban sempat memergoki dan mengejar pelaku yang mengenakan celana pendek, jaket hitam, dan masker, namun gagal menghentikan aksi tersebut.
  • Kapolsek Taman, Kompol Bagus Kurniawan, menyatakan pihak kepolisian telah mengamankan rekaman CCTV dan melakukan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut.

SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Sepeda motor Honda Scoopy milik Zulfikar Bayu raib dicuri saat diparkir di depan toko bangunan di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Senin (27/7/2026) siang.

Korban sempat memergoki aksi pelaku, namun gagal menghentikan pencurian tersebut.

Zulfikar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.36 WIB ketika dirinya hendak membeli semen dan material bangunan untuk renovasi rumah.

"Saat itu saya mau beli semen sama material lainnya buat renovasi," katanya usai melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Taman, Selasa (28/7/2026).

Korban mengaku telah mengunci setang sepeda motornya sebelum masuk ke toko.

Namun, kunci kendaraan ditinggalkan di dashboard karena mengira hanya akan memesan material dalam waktu singkat.

"Kelihatannya saat sampai pelaku ada disana dan mengamati, katanya warga itu dua orang pelaku," ungkapnya.

Saat korban berada di dalam toko, salah seorang pelaku yang mengenakan celana pendek, jaket hitam, dan masker mendekati sepeda motor. Pelaku kemudian menyalakan mesin kendaraan dan langsung membawanya kabur.

"Saya sempat tahu tapi, pas saya kejar kabur cepat," ujarnya.

Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

"Kami masih dalami CCTV termasuk coba cocokan dengan sejumlah kejadian di tempat lainnya untuk penelusuran," paparnya. (cat/van)