Catat! NASA Siarkan Langsung Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026

Ringkasan Berita
  • NASA akan menyiarkan langsung gerhana matahari total 12 Agustus 2026, yang dapat disaksikan di Greenland, Islandia, Spanyol, dan beberapa wilayah lainnya.
  • Siaran dimulai pukul 13.15 waktu setempat, menampilkan jalur gerhana dan wawancara ahli, dengan fase totalitas di Islandia pukul 13.45 dan Spanyol pukul 14.28.
  • NASA memanfaatkan fenomena ini untuk penelitian, termasuk menggunakan pesawat WB-57 untuk mempelajari korona matahari dan mengikuti bayangan bulan.
  • Proyek Nationwide Eclipse Ballooning melibatkan mahasiswa dengan balon ilmiah di Islandia dan Spanyol untuk mengkaji dampak perubahan pencahayaan pada atmosfer.
  • Gerhana sebagian juga akan terlihat di belahan bumi utara, termasuk AS, Kanada, Eropa, dan Afrika barat laut.

BANGSAONLINE.com NASA akan menyiarkan secara langsung fenomena gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026. Fenomena langka itu dapat disaksikan di Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, dan sebagian kecil Portugal.

Gerhana sebagian juga akan terlihat di sejumlah wilayah Belahan Bumi Utara, termasuk Alaska hingga Carolina Utara di Amerika Serikat, sebagian besar Kanada, Eropa, serta Afrika barat laut.

Siaran langsung dijadwalkan mulai pukul 13.15 waktu setempat, dengan menampilkan pemandangan dari berbagai titik jalur gerhana, serta wawancara bersama para ahli.

Fase totalitas akan dimulai di Islandia pukul 13.45 dan berlanjut di Spanyol pukul 14.28. Foto-foto gerhana akan tersedia setelah fenomena berlangsung, bergantung pada kondisi pengamatan.

Selama siaran, para ahli NASA juga akan menjawab pertanyaan publik melalui media sosial. NASA memanfaatkan fenomena ini untuk penelitian ilmiah.

Tim riset akan menggunakan pesawat WB-57 berketinggian tinggi untuk mengikuti bayangan bulan, dan mempelajari dinamika korona Matahari.

Selain itu, proyek Nationwide Eclipse Ballooning yang didukung NASA akan melibatkan mahasiswa dari sejumlah universitas di Amerika Serikat.

Mereka akan menerbangkan balon ilmiah di Islandia dan Spanyol sebelum, selama, dan setelah gerhana untuk mengkaji dampak perubahan pencahayaan sementara terhadap atmosfer Bumi. (rom)