KOTA MALANG,BANGSAONLINE.com - Kajian tentang bentuk dan strategi penggunaan pemarkah kesantunan dalam tuturan responsif siswa terhadap pertanyaan guru menjadi fokus Ujian Disertasi Doktor di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM), Senin (3/8/2026).
Promovendus Dr. (Cand.) Agus Salimullah, M.Pd., yang juga jurnalis Harian Bangsa dan BANGSAONLINE.com, memaparkan hasil penelitian doktoralnya mengenai pemarkah kesantunan dalam tuturan responsif siswa.
Disertasi berjudul “Pemarkah Kesantunan dalam Tuturan Responsif Siswa terhadap Pertanyaan Guru pada Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 2 Batu” tersebut diuji secara tertutup berdasarkan Surat Undangan Dekan Fakultas Sastra UM Nomor 23.7.5/UN32.2/EP/2026. Ujian berlangsung di Gedung D16.204, Lantai 2, Ruang Rapat Fakultas Sastra UM, Senin (3/8/2026), pukul 09.00–12.00 WIB.
Dalam pemaparannya, jurnalis sekaligus guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 2 Batu itu menjelaskan bahwa bahasa merupakan sarana utama yang memungkinkan terjadinya interaksi dalam proses pembelajaran.
Melalui bahasa, guru menyampaikan pengetahuan, membangun hubungan interpersonal, mengelola kelas, serta membentuk budaya akademik yang menghargai etika komunikasi.
Di sisi lain, siswa tidak hanya dituntut memahami materi pembelajaran, tetapi juga mampu memberikan respons terhadap pertanyaan guru secara tepat, santun, dan sesuai dengan norma komunikasi akademik.
"Oleh karena itu, tuturan responsif siswa merupakan salah satu bentuk perilaku berbahasa yang memiliki fungsi ganda, yaitu menyampaikan informasi sekaligus menjaga hubungan sosial antara guru dan siswa," ujarnya.
Agus menjelaskan, dalam interaksi pembelajaran, setiap respons siswa tidak hanya dipengaruhi kemampuan kebahasaan, tetapi juga pertimbangan pragmatik dalam menjaga muka (face) guru sebagai mitra tutur.
Siswa berupaya memilih bentuk bahasa yang tidak menimbulkan kesan menentang, meremehkan, atau mengancam otoritas guru. Pertimbangan tersebut diwujudkan melalui penggunaan berbagai pemarkah kesantunan, baik berupa pilihan kata, penggunaan retorika, maupun strategi penyampaian tuturan.
Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa bentuk pemarkah kesantunan dalam tuturan responsif siswa diwujudkan melalui pilihan kata dan penggunaan retorika.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa strategi penggunaan pemarkah kesantunan diwujudkan melalui empat strategi, yakni strategi kesantunan positif, strategi kesantunan negatif, strategi off record, dan strategi nonverbal.
"Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kesantunan dalam tuturan responsif siswa dibangun melalui perpaduan antara pemarkah linguistik dan strategi pragmatik. Pemarkah kesantunan tidak hanya berfungsi sebagai penanda penghormatan kepada guru, tetapi juga sebagai mekanisme untuk menjaga keharmonisan interaksi, mengurangi potensi ancaman terhadap muka mitra tutur, serta mendukung terbentuknya budaya akademik yang santun dalam pembelajaran Bahasa Indonesia," terangnya.
Menurut Agus, hasil penelitian tersebut secara tidak langsung juga berimplikasi pada pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi kebahasaan, tetapi juga pembentukan karakter santun melalui praktik komunikasi di kelas.
Selain itu, hasil penelitian tersebut memperkaya kajian pragmatik, etnografi komunikasi, dan pendidikan Bahasa Indonesia, serta dapat menjadi rujukan bagi penelitian lanjutan mengenai kesantunan akademik pada berbagai jenjang pendidikan.
Promovendus Agus Salimullah merupakan jurnalis Harian Bangsa dan Bangsaonline.com, guru Bahasa Indonesia SMAN 2 Batu, serta mahasiswa Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia UM.
Berdasarkan data akademik, ia termasuk mahasiswa Program Doktor kategori tercepat dengan masa studi yang ditempuh selama lima semester.
Agus Salimullah mempertahankan disertasinya di hadapan Dewan Penguji yang terdiri atas:
-
Ketua Dewan Penguji/Pemimpin Sidang: Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si. (Dekan Fakultas Sastra UM).
-
Sekretaris Dewan Penguji: Dr. Didin Widyartono, M.Pd. (Ketua Program Studi S2 dan S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UM).
-
Pembimbing I/Promotor I: Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd.
-
Pembimbing II/Ko-promotor: Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si.
-
Anggota Penguji I: Prof. Dr. Martutik, M.Pd.
-
Anggota Penguji II: Prof. Dr. Gatut Susanto, M.Pd.
-
Anggota Penguji III: Prof. Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd.
-
Anggota Penguji Tamu (Eksternal): Prof. Dr. Suhartono, M.Pd. (Universitas Negeri Surabaya).
(adi/van)




