JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan tiga Pejabat Pengawas di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Dari ketiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik di antaranya Mahmudi sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kakanwil Kemenhaj) Provinsi Jawa Timur, M. Zaber Wahid sebagai Kakanwil Kemenhaj Provinsi Maluku Utara, dan Wahyudin Ukoli sebagai Kakanwil Kemenhaj Provinsi Sulawesi Utara.
Sementara tiga Pejabat Pengawas yang dilantik yakni Mohammad Ali Sadikin sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Pusat Data dan Teknologi Informasi, Chairobby sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Pusat Kesehatan Haji, serta Ahmad Rifai sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah.
Dalam arahannya, Menhaj menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan bukan penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah Swt, negara, dan masyarakat,” tegasnya.
Menhaj meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri karena berbagai program penyelenggaraan haji telah berjalan.
“Tugas-tugas haji sudah berjalan. Saudara-saudara yang dilantik hari ini harus segera mengikuti dan melanjutkan pekerjaan yang sedang berjalan,” ujarnya.
Gus Irfan juga mengingatkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Kemenhaj sebagai kementerian baru menerapkan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran, khususnya korupsi.
“Tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran, terutama korupsi. Bekerjalah secara profesional, transparan, dan penuh integritas,” pesannya.
Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat organisasi Kemenhaj dalam menghadirkan tata kelola yang bersih, profesional, dan pelayanan terbaik bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. (msn)










