Ringkasan Berita
- Hujan lebat disertai angin kencang melanda 11 kecamatan di Kota Padang, menyebabkan genangan air dan jalan utama terendam.
- BPBD Padang bersama Tim Reaksi Cepat segera melakukan evakuasi dan penanganan awal warga terdampak, dengan kesiapsiagaan personel 24 jam.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap banjir bandang dan tanah longsor di titik rawan, serta menjaga aliran air lingkungan agar tidak tersumbat.
- Langkah cepat BPBD bertujuan meminimalisir dampak cuaca ekstrem dan memastikan keselamatan warga di seluruh wilayah Kota Padang.
BANGSAONLINE.com - Pemkot Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat mengevakuasi warga terdampak hujan lebat disertai angin kencang yang melanda 11 kecamatan sejak Senin (3/8/2026).
Sejumlah wilayah rawan dan ruas jalan utama tergenang, termasuk di Kecamatan Kuranji, Gunung Pangilun, Lubuk Begalung, dan Koto Tangah. BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung turun ke lapangan setelah menerima laporan masyarakat untuk melakukan penanganan awal dan evakuasi.
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan seluruh personel dan fasilitas penanggulangan bencana siaga 24 jam. Ia mengatakan, “Kami siap menangani setiap laporan darurat.”
Masyarakat juga diingatkan agar waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir bandang, dan tanah longsor di titik rawan. Hendri juga mengimbau warga menjaga aliran air di lingkungan agar tidak tersumbat sehingga aliran tetap lancar.
Langkah cepat BPBD diharapkan dapat meminimalisir dampak cuaca ekstrem dan memastikan keselamatan warga di seluruh wilayah Kota Padang. (mg3/rom)










