Diduga As Roda Patah, Truk di Pamekasan Terjun ke Galian Batu Bata Sedalam 3 Meter

Ringkasan Berita
  • Sebuah truk jungkit terperosok mundur ke dalam galian batu bata sedalam tiga meter di Pamekasan setelah diduga mengalami patah as roda ketika hendak keluar dari area tambang.
  • Pengemudi truk berhasil menyelamatkan diri dengan cepat keluar dari kabin sebelum kendaraan terjun ke galian, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
  • Kecelakaan ini menimbulkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp40 juta akibat kerusakan truk, yang kemudian dievakuasi dengan bantuan warga dan alat pendukung.
  • Kapolres Pamekasan mengimbau pengemudi dan pengelola galian agar selalu mengutamakan keselamatan kerja dan melakukan pengecekan rutin kondisi kendaraan untuk mencegah kejadian serupa.

PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Truk jungkit terguling ke dalam galian batu bata sedalam sekitar tiga meter setelah mengalami patah as roda di Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar, Selasa (4/8/2026).

Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, truk jungkit yang dikemudikan NH (37) mengalami patah as roda saat hendak keluar dari area tambang.

Menyadari adanya bahaya dan potensi truk kehilangan kendali, NH langsung keluar dari kabin untuk menyelamatkan diri.

"Sesaat setelah NH berhasil keluar dan menyelamatkan diri, truk terperosok mundur lalu jatuh ke dasar jurang galian batu bata dengan kedalaman sekitar 3 meter," ucapnya, Rabu (5/8/2026)

Dia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut.

Sementara itu, kerugian materiil akibat kerusakan truk diperkirakan mencapai Rp40 juta.

"Proses evakuasi truk telah dilakukan dengan bantuan warga dan alat pendukung. Truk sudah dibawa ke rumah pemiliknya," ujarnya, menambahkan.

Ia mengimbau seluruh pengemudi angkutan barang maupun pengelola lokasi galian agar selalu mengutamakan keselamatan kerja dan memastikan kondisi kendaraan tetap laik jalan.

"Pengecekan kondisi kendaraan harus rutin dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. (van)