Ringkasan Berita
- PT Multicrane Perkasa (MCP) bersama principal Ammann dan Sumitomo menggelar forum konstruksi di Jawa Timur untuk memperkuat sinergi kebijakan, teknologi, dan industri dalam pembangunan jalan berkualitas.
- Forum membahas kebijakan penggunaan Aspal Buton Olahan (Asbuton) sesuai Permen PU No. 10/2026 dan prospek serta tantangan pembangunan jalan di wilayah Jawa Timur-Bali.
- Teknologi terkini diperkenalkan, seperti Asphalt Paver HA90C-3 dari Sumitomo dan ABC120 EcoTec Asphalt Mixing Plant dari Ammann, yang mendukung penggunaan Asbuton dan daur ulang aspal.
- Presiden Direktur MCP, Adrianus Hadiwinata, menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan industri untuk implementasi kebijakan dan teknologi yang optimal di lapangan.
- Forum diharapkan memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan, membuka peluang kerja sama teknis dan bisnis, serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan nasional.
BANGSAONLINE.com - PT Multicrane Perkasa (MCP) bersama principal Ammann dan Sumitomo menggelar MCP East Java Construction Forum 2026 bertajuk Driving the Future of Road Construction Through Policy & Innovation, Rabu (5/8/2026).
Agenda tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Pekerjaan Umum serta diikuti sekitar 70 peserta dari BBPJN, kontraktor, konsultan, pemilik AMP, asosiasi, dan pelaku industri konstruksi.
Kegiatan membahas arah kebijakan pembangunan jalan, implementasi Permen PU Nomor 10 Tahun 2026 tentang penggunaan Aspal Buton Olahan (Asbuton), serta pemanfaatan teknologi konstruksi modern.
Forum ini digelar untuk memperkuat sinergi antara kebijakan pemerintah, kesiapan teknologi, dan kemampuan industri dalam mendukung pembangunan jalan nasional yang berkualitas dan berkelanjutan.
Direktur Usaha dan Kelembagaan Jasa Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi, Airyn Saputri Harahap, menyampaikan kebijakan pemerintah terkait pemanfaatan Asbuton sebagai material dalam negeri.
Sementara itu, PPK Preservasi I BBPJN Jatim-Bali, Okto Ferry Silitonga, membahas prospek pembangunan jalan di Jawa Timur-Bali, serta tantangan implementasi proyek di lapangan.

Selain perspektif regulator, forum juga menampilkan presentasi teknologi dari Sumitomo dan Ammann.
Sumitomo memperkenalkan Asphalt Paver HA90C-3 dengan teknologi Triple Screed dan STV Compaction System, sedangkan Ammann menampilkan ABC120 EcoTec Asphalt Mixing Plant yang mendukung penggunaan Asbuton dan teknologi asphalt recycling.
MCP juga menghadirkan tandem roller dan soil compactor sebagai bagian dari solusi konstruksi jalan terintegrasi. President Director MCP, Adrianus Hadiwinata, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri.
“Pembangunan jalan yang berkualitas tidak dapat dicapai hanya dengan kebijakan yang baik atau teknologi canggih. Dibutuhkan kolaborasi erat agar setiap kebijakan dapat diimplementasikan optimal di lapangan,” ujarnya.
Melalui forum ini, MCP berharap kolaborasi antar pemangku kepentingan semakin kuat, membuka peluang kerja sama teknis dan bisnis, serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan nasional sesuai komitmen Building Better Roads Together. (rom)









