Ringkasan Berita
- HUT ke-81 RI di Kabupaten Blitar dirayakan dengan lomba permainan tradisional seperti dakon, egrang, dan gobak sodor sebagai bentuk nostalgia dan pelestarian budaya.
- Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kembali permainan tradisional (dolanan jadul) kepada generasi muda di tengah dominasi permainan modern, dengan nilai edukasi dan pelestarian budaya.
- Acara berlangsung meriah karena diikuti anak-anak sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir, dengan pengelola juga menyediakan wahana permainan jadul untuk pengunjung.
- Perayaan kemerdekaan ini dijadikan momentum untuk memperkenalkan kembali budaya permainan tradisional dengan cara sederhana namun sarat makna, menegaskan semangat menjaga warisan budaya bangsa.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Blitar dirayakan dengan cara berbeda. Alih-alih perlombaan modern, masyarakat diajak bernostalgia melalui lomba permainan tradisional di Pendopo Hand Asta Sih, Kecamatan Srengat, Senin (17/8/2026).
Berbagai dolanan jadul seperti dakon, egrang, dan gobak sodor dilombakan. Suasana berlangsung meriah karena tidak hanya diikuti anak-anak, tetapi juga menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir.
Manajer Pendopo Hand Asta Sih, Farani, menyebut kegiatan ini bertujuan mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda.
“Jadi tidak hanya memperingati Hari Kemerdekaan, namun lebih dari itu kami ingin mengenalkan kembali dolanan jadul di tengah masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.
Menurut dia, permainan tradisional memiliki nilai edukasi sekaligus bagian dari budaya yang perlu dilestarikan. Anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal permainan modern, tetapi juga memahami kekayaan permainan masa lalu.
Selain lomba, pengelola juga menyediakan wahana permainan jadul yang dapat dinikmati pengunjung. Dengan konsep ini, perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum memperkenalkan kembali budaya permainan tradisional.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara sederhana namun sarat makna, yakni menjaga warisan budaya bangsa. (ina/mar)










