Ringkasan Berita
- Pemerintah Kabupaten Jember memfokuskan anggaran pada program yang berdampak langsung pada ekonomi lokal, seperti Tajemtra 2026, dengan memangkas kegiatan yang dinilai kurang memberikan multiplier effect.
- Tajemtra 2026 dirancang tidak hanya sebagai acara seremonial, tetapi sebagai motor penggerak ekonomi sektor usaha mikro, UMKM, dan pariwisata warga.
- Bupati Jember, Muhammad Fawait, menargetkan partisipasi 20.000-25.000 peserta dan telah melatih fisik untuk ikut serta dalam rute puluhan kilometer dari Tanggul ke Kota Jember.
- Acara ini diharapkan mempererat persatuan, memperkuat jiwa nasionalisme dalam rangka Hari Kemerdekaan, dan telah mendaftar lebih dari 13.700 peserta dengan tren yang terus meningkat.
Agenda ikonik tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang seremonial belaka, melainkan dirancang sebagai motor penggerak perekonomian warga di sektor usaha mikro dan pariwisata.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa langkah efisiensi anggaran diambil dengan memotong sejumlah program di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) yang dinilai kurang memberikan dampak ekonomi berganda (multiplier effect).
Kebijakan pemangkasan tersebut bertujuan agar alokasi dana daerah benar-benar terfokus pada kegiatan yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
"Kami hanya mengeksekusi kegiatan yang terbukti memberi dampak nyata bagi sektor informal, UMKM, dan pariwisata. Tajemtra 2026 ini kami upayakan berlangsung lebih semarak, mempererat persatuan masyarakat Jember, sekaligus memacu roda ekonomi daerah," ujar Gus Fawait, Senin 17 Agustus 2026.
Gus Fawait mengimbau seluruh lapisan masyarakat, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), instansi vertikal, hingga personel TNI dan Polri untuk berpartisipasi aktif meramaikan tradisi tahunan ini.
“Apalagi kami optimis dengan banyaknya antusiasme masyarakat, bisa mencapai jumlah peserta mulai 20 ribu hingga 25 ribu,” imbuhnya.
Ia juga menuturkan bahwa dirinya sedang melatih fisik secara intensif agar dapat berpartisipasi langsung menyusuri rute puluhan kilometer dari Kecamatan Tanggul hingga pusat Kota Jember.
Gus Fawait berharap, jika perhelatan ini berlangsung tertib serta mampu memperkuat jiwa nasionalisme warga dalam memperingati hari kemerdekaan.
“Ini momen penting di hari kemerdekaan kita, apalagi kita kini sudah ada pendaftar mencapa 13.794 peserta dan trennya terus naik,” pungkasnya. (yud/van)










