Dorong Ekosistem Pembayaran Digital, BI Kediri Gelar QRIS Carnival 2026

Ringkasan Berita
  • Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kediri menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional (QRIS Carnival) pada 9-16 Agustus 2026 di Mall Kediri Town Square dengan tema 'Rayakan Digitalisasi, QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak' untuk memperluas ekosistem pembayaran digital.
  • Acara ini meluncurkan inovasi 'Mall Siap QRIS Tap' pertama di Kediri serta memperkenalkan QRIS Tap Experience berbasis NFC dan QRIS Cross-Border untuk memudahkan transaksi masyarakat.
  • Hingga semester I-2026, volume transaksi QRIS di wilayah kerja BI Kediri mencapai 118,6 juta transaksi dengan nilai Rp4,101 triliun, didukung oleh lebih dari 1 juta merchant.
  • BI Kediri fokus pada edukasi digitalisasi, perlindungan konsumen, dan sosialisasi QRIS Cross-Border di empat wilayah (Kediri, Trenggalek, Madiun, Ponorogo) dengan prinsip PeKA (Peduli, Kenali, Adukan) untuk keamanan transaksi.
  • Kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi sistem pembayaran nasional yang dimulai sejak 2017, dengan QRIS yang diluncurkan 2019 kini telah menjadi standar nasional dan digunakan lintas negara.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) bertajuk QRIS Carnival (QRISNIVAL) 2026 pada 9-16 Agustus di Mall Kediri Town Square. 

Agenda tersebut mengusung tema 'Rayakan Digitalisasi, QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak' dengan tujuan memperluas ekosistem pembayaran digital.

Puncak kegiatan ditandai peluncuran 'Mall Siap QRIS Tap' pertama di Kediri Town Square oleh Kepala BI Kediri, Yayat Cadarajat, bersama OJK, perbankan, akademisi, dan mitra kerja. Inovasi QRIS Tap Experience berbasis NFC serta QRIS Cross-Border diperkenalkan untuk memudahkan transaksi masyarakat.

Yayat menegaskan, PQN selalu dikaitkan dengan HUT RI sebagai simbol kedaulatan sistem pembayaran.

“Transformasi sistem pembayaran dimulai sejak GPN 2017. QRIS yang diluncurkan 2019 kini menjadi standar nasional dan sudah digunakan lintas negara,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com, Rabu (19/8/2026).

Hingga semester I-2026, volume transaksi QRIS di wilayah kerja BI Kediri mencapai 118,6 juta dengan nominal Rp4,101 triliun, didukung 1,027 juta merchant.

Yayat menyebut pertumbuhan ini positif dan terus diperkuat melalui program edukasi digitalisasi sistem pembayaran, perlindungan konsumen, onboarding merchant, serta sosialisasi QRIS Cross-Border di Kediri, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo.

“Fokus utama PQN QRISNIVAL 2026 adalah mendorong masyarakat semakin cakap digital dan bijak bertransaksi. Prinsip PeKA, yakni Peduli, Kenali, dan Adukan, harus diterapkan agar keamanan data dan transaksi tetap terjaga,” paparnya.

BI Kediri berharap sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, komunitas, dan akademisi dapat memperkuat ekosistem keuangan digital.

“Melalui PQN QRISNIVAL 2026, kami ingin mengakselerasi perluasan akseptasi digital agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat dan UMKM,” kata Yayat. (uji/mar)