Mengenali Gula Tambahan dalam Makanan Sehari-Hari

BANGSAONLINE.com - Memilih makanan yang dianggap sehat belum tentu membuat seseorang terbebas dari asupan gula tambahan. Sejumlah produk olahan yang tidak terasa manis tetap dapat mengandung gula bebas, sehingga penting bagi konsumen untuk lebih cermat membaca label makanan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi gula bebas kurang dari 10 persen dari total energi harian. Bahkan, pengurangan hingga 5 persen dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.

Gula bebas mencakup gula yang ditambahkan ke makanan dan minuman, serta gula alami dalam madu, sirup, dan jus buah.

Beberapa produk yang perlu diperhatikan antara lain yoghurt dengan rasa atau pemanis tambahan, sereal sarapan dan snack bar, buah kering dengan tambahan gula, serta selai. Selain itu, gula juga dapat ditemukan dalam saus olahan seperti saus tomat.

American Heart Association menekankan pentingnya memeriksa informasi nilai gizi, khususnya bagian 'Added Sugars', untuk mengetahui kandungan gula tambahan dalam produk. Dengan cara ini, konsumen dapat menghindari asupan berlebih yang berisiko bagi kesehatan.

Makanan yang terlihat sehat atau tidak terasa manis belum tentu bebas dari gula tambahan. Membaca label dan memperhatikan jenis produk menjadi langkah penting untuk menjaga pola makan seimbang dan mencegah risiko penyakit terkait konsumsi gula berlebih. (mg4/rom)