Ringkasan Berita
- Adityo Wibowo dari Petrokimia Gresik meraih penghargaan Best CMO 2026 atas keberhasilannya mendorong pertumbuhan melalui strategi pemasaran inovatif yang berpusat pada pelanggan.
- Strategi kunci yang diimplementasikan adalah integrasi smart farming dan smart marketing, menciptakan ekosistem pertanian yang memberikan nilai bagi petani sekaligus peluang pertumbuhan perusahaan.
- Program unggulan PETROSPRING (layanan pertanian presisi berbasis drone) telah mencakup ribuan hektar lahan dan melayani ratusan pelanggan serta mitra korporasi sejak 2024.
- Platform Pestani sebagai community-based marketing berhasil membentuk puluhan komunitas petani baru dengan peningkatan produktivitas hingga 18%, menunjukkan dampak nyata pendekatan tersebut.
- Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat integrasi kedua strategi tersebut untuk memastikan solusi yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi petani sambil mendorong pertumbuhan bisnis.
GRESIK, BANGSAONLINE.com- Direktur Keuangan & Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, meraih penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 in Delivering Customer Centric Growth through Innovative Marketing Strategies.
Penghargaan tersebut diberikan karena dinilai berhasil mendorong pertumbuhan melalui strategi pemasaran inovatif dan berorientasi pelanggan. Penghargaan diterima langsung oleh Adit, sapaan akrab Adityo, dalam ajang Indonesia Best CMO Awards 2026 di Jakarta, Senin (31/8/2026) malam.
Ia mengapresiasi penghargaan dari WartaEkonomi.co.id Research and Consulting, serta menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kontribusi seluruh Insan Petrokimia Gresik dalam mengintegrasikan smart farming dan smart marketing.
“Smart farming bukan hanya tentang penggunaan teknologi di lahan. Lebih dari itu, kami membangun ekosistem pertanian yang mampu memberikan nilai bagi petani sekaligus membuka peluang pertumbuhan bagi perusahaan,” ujarnya.
Melalui program smart farming, Petrokimia Gresik mendampingi petani meningkatkan produktivitas dengan praktik budidaya modern, presisi, dan efisien. Data kebutuhan petani dari pendampingan tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam smart marketing untuk menghadirkan produk dan solusi yang relevan.
Salah satu implementasi strategi adalah PETROSPRING: Smart Precision Farming Service, layanan pertanian presisi berbasis teknologi drone. Sejak 2024 hingga 2026, program ini mencakup 5.683 hektare lahan, melayani 458 pelanggan, dan melibatkan 29 mitra korporasi.
Selain itu, platform Pestani dikembangkan sebagai model community-based marketing yang melibatkan 982 petani dari 19 daerah di Jawa, membentuk 25 komunitas baru dengan peningkatan produktivitas hingga 18 persen.
Adit menegaskan strategi pemasaran harus berjalan beriringan dengan penciptaan nilai bagi pelanggan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat integrasi smart farming dan smart marketing. Tujuannya bukan hanya meningkatkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan solusi yang kami hadirkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani,” paparnya.
Indonesia Best CMO Awards 2026 menjadi ajang apresiasi bagi pemimpin pemasaran yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan bisnis melalui inovasi dan transformasi digital. (hud/mar)










