BLITAR, BANGSAONLINE.com - Bupati Blitar, Rijanto, mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat di Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Sabtu (5/9/2026).
Dalam aksi penanganan bencana kekeringan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan 90 tandon air serta 1.000 jeriken guna menopang pasokan air bersih warga yang kesulitan mendapatkan akses air.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pendistribusian air bersih ini merupakan intervensi langsung pemerintah guna menjamin kebutuhan dasar harian warga tetap terpenuhi di tengah terpaan kemarau ekstrem.
"Karena kekeringan di musim kemarau ekstrem ini berdampak pada kebutuhan air bersih masyarakat, maka BPBD Jawa Timur melakukan berbagai format penjangkauan untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat," jelas Khofifah.

Gubernur mengungkapkan, dampak musim kering tahun ini kian meluas di berbagai wilayah Jawa Timur. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 24 kabupaten/kota telah menetapkan status kedaruratan kekeringan melalui penetapan Surat Keputusan (SK) di masing-masing daerah.
Guna meredam dampak kemarau panjang, Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk merealisasikan teknologi modifikasi cuaca. Di sisi lain, Khofifah mengimbau masyarakat untuk melengkapi upaya penanganan dengan ikhtiar spiritual.
"Kami juga berharap komunitas menyelenggarakan salat istisqa, meminta diturunkan hujan," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar menaruh perhatian serius terhadap krisis air bersih. Pemkab Blitar secara berkesinambungan melakukan pemetaan serta mendistribusikan pasokan air bekerja sama dengan Pemprov Jatim dan pihak-pihak terkait.
"Kondisi kekeringan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kami terus melakukan pemetaan wilayah yang mengalami krisis air bersih dan memastikan bantuan suplai air bisa segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kami juga berterima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ikut membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga," ujar Bupati Blitar.
Bupati Rijanto juga mengimbau warga agar senantiasa bijak dalam mengonsumsi air bersih selama musim kemarau ekstrem berlangsung. Pihaknya berjanji akan terus meningkatkan koordinasi agar penanganan kekeringan di Kabupaten Blitar berjalan cepat dan tepat sasaran.










