SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 40 pelaku usaha, profesional, dan praktisi mengikuti seminar bertajuk “AI untuk Melejitkan Omzet Bisnis” di Telkom Landmark Tower Surabaya, 26 Agustus 2026.
Ajang berkonsep business talk & networking ini digelar oleh Indibiz JBN untuk mengedukasi para pengusaha dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara praktis guna menunjang operasional bisnis.
Pesatnya perkembangan teknologi kini menuntut pemilik usaha untuk terus beradaptasi. Kemampuan memanfaatkan AI dinilai bukan lagi sekadar tren untuk memproduksi konten, melainkan sarana krusial untuk mengefisiensikan sistem pemasaran, layanan pelanggan, hingga mendongkrak penjualan.
Salah satu pemateri, Ari Afriyawan, menekankan pentingnya kesiapan mental seorang pemimpin maupun pemilik bisnis dalam merespons dinamika teknologi. Menurutnya, sikap untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi fondasi utama agar bisnis tidak tergerus zaman.
"Ada dua hal yang perlu dilakukan ketika menghadapi perubahan, yakni berubah dan belajar," tegas Ari.
Di sisi lain, Arie Lin memaparkan optimalisasi platform WhatsApp sebagai saluran penjualan langsung. Lewat integrasi sistem dari Soca.ai, WhatsApp dapat difungsikan secara otomatis untuk merespons pertanyaan calon pembeli sekaligus memandu proses transaksi melalui percakapan.
Sementara itu, CEO SlingshotLabs.io, Whays, memperkenalkan inovasi berbasis AI bernama Fotocuan. Solusi visual ini dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha kuliner (F&B) dan UMKM menghasilkan foto produk berkualitas studio hanya dalam sekali klik.
"Fotocuan hadir untuk membantu pelaku usaha menghasilkan materi visual promosi secara lebih mudah, cepat, dan hemat waktu," jelas Whays.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari para peserta yang hadir. Sejumlah pemilik usaha mengaku mendapat perspektif baru yang dapat langsung diterapkan pada bisnis mereka.
"Seminar ini sangat membantu saya untuk mengenal dunia AI lebih jauh lagi. Dari seminar kemarin, harapan saya ilmunya dapat berguna untuk menaikkan omzet bisnis," ujar Ady, pemilik usaha Pentol Faizah.
Kesan serupa disampaikan oleh Dinda, pemilik Amanah7 Tour & Travel.
"Seminarnya sangat insightful dan inspiratif karena jarang-jarang ada seminar yang langsung menghadirkan praktisi dan memberikan real case. Semoga ilmu, knowledge, dan pengalaman yang di-share bisa bermanfaat," tuturnya.
Tak hanya pemilik bisnis, kalangan profesional pun merasakan manfaat dari pengenalan alat-alat AI tersebut.
"Insightful dan membuka wawasan baru mengenai bagaimana AI, terutama Slingshot, dapat dimanfaatkan lebih optimal, khususnya para owner F&B untuk lebih mudah dalam mengelola tampilan makanan, menu, hingga nota penjualan. Mudah, hemat waktu, praktis dan hasilnya BOOM!" ungkap Indra Prastawan, seorang freelancer UI/UX Design.

Melalui perpaduan kepemimpinan adaptif, otomatisasi layanan WhatsApp, serta efisiensi produksi visual lewat AI, seminar ini diharapkan mampu mendorong para pelaku usaha di Surabaya dan sekitarnya untuk terus tumbuh secara efisien dan kompetitif.










