BANGSAONLINE.com - Abu vulkanik yang menempel pada pakaian perlu dibersihkan dengan hati-hati agar tidak kembali beterbangan atau menyebar ke pakaian lain. Partikel halusnya dapat menempel kuat pada serat kain sehingga berbeda dengan debu biasa.
Pakaian yang terkena abu sebaiknya dipisahkan dari cucian lain untuk mencegah kontaminasi. Hindari mengibaskan atau menyikat pakaian dalam kondisi kering karena abu dapat terlepas ke udara dan berisiko terhirup.
Gunakan air dan deterjen dalam jumlah cukup saat mencuci. Menambahkan lebih banyak deterjen dapat membantu mengangkat partikel mineral yang menempel. Jika masih terlihat kotor, ulangi pencucian hingga bersih.
Kucek bagian yang terkena abu secara perlahan agar partikel terlepas tanpa membuat abu kembali beterbangan. Setelah itu, bilas dengan air hingga sisa deterjen dan kotoran benar-benar hilang.
Pakaian yang sudah dicuci harus dikeringkan di dalam ruangan atau area tertutup. Menjemur di luar ruangan saat abu masih beterbangan berisiko membuat pakaian kembali kotor. Pastikan sirkulasi udara cukup agar pakaian cepat kering.
Dengan langkah-langkah tersebut, pakaian yang terkena abu vulkanik dapat dibersihkan secara aman tanpa menimbulkan risiko kesehatan maupun pencemaran ulang. (mg1/rom)










