SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Terdapat 3 pemuda dengan logat timur menyerang sebuah warung kopi di Sentra PKL Jalan HR. Muhammad, pada Rabu (23/9/2026) dini hari, sekira pukul 00.56 WIB. Aksi tersebut membuat suasana warkop mendadak ricuh.
Jali, pemilik warkop, menuturkan awalnya suasana tenang sebelum tiga orang datang dengan sepeda motor Yamaha Mio J.
“Mereka itu mabuk, matanya merah, sebelumnya sudah lewat warung lalu putar balik. Mereka bilang, ‘kau yang maki saya ya’. Intinya cari rusuh,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Penjaga warkop, Jaki, sempat menjelaskan tidak ada yang memaki, namun pelaku tetap bersikeras. Situasi memanas setelah salah satu pelaku merobohkan meja berisi gelas kopi.
Perkelahian pun terjadi hingga Jali mengalami luka memar dan nyeri, sementara Jaki terluka di lengan kiri. Meski kesal, Jali menegaskan tidak berniat menyerang balik.
“Dari kami gak ada mau nyerang balik, cuma takutnya pihak sana yang nyerang lagi. Kita konteksnya membela diri,” katanya.
Atas kejadian itu, Jali bersama pegawai kecamatan setempat melapor ke Polsek Dukuh Pakis. Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Masdawati Saragih, menyebut laporan polisi tidak diterbitkan karena hasil penyelidikan sementara menunjukkan kedua pihak saling melakukan pemukulan.
“Gak ada dikeluarkan laporan polisi, karena sama-sama saling mukul,” ucapnya. (rus/red)










