NGAWI, BANGSAONLINE.com - Memperingati momentum Hari Tani Nasional, Polsek Paron bersama pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani terdorong untuk memajukan sektor pertanian lokal melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Balai Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para petani agar lebih produktif tanpa mengabaikan kelestarian ekosistem.
Sekitar 30 peserta hadir menyemarakkan acara. Rangkaian kegiatan dihadiri oleh Camat Paron, Kapolsek Paron, Danramil Paron, Kepala Desa beserta perangkat Desa Ngale, Bhabinkamtibmas, Babinsa, UPT Pertanian bersama PPL Paron, BPD, hingga perwakilan kelompok tani setempat.
Sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Kapolsek Paron, AKP Haris, menegaskan bahwa jajaran kepolisian berkomitmen penuh untuk mendukung program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat, di samping menjalankan fungsi utamanya menjaga keamanan dan ketertiban.
“Pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kami mendorong sinergi bersama agar petani semakin maju, mandiri dan mampu menerapkan teknologi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar Haris, Kamis (24/9/2026).
Peringatan Hari Tani Nasional ini diharapkan menjadi pemantik kolaborasi yang lebih erat antara petani, pemerintah, dan pemangku kepentingan demi mewujudkan sektor pertanian yang mandiri dan berdaya saing di Kabupaten Ngawi.
Pada kesempatan yang sama, Polres Ngawi turut mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban lingkungan.










