KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Kediri mendorong aparatur sipil negara (ASN) memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan administratif.
Upaya tersebut dilakukan Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) dengan menggelar pelatihan AI di ruang pertemuan Disperdagin, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai narasumber.
Saat membuka pelatihan, Kepala Disperdagin Kota Kediri Bagus Alit mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan literasi dan kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya untuk mendukung pekerjaan administratif yang selama ini rutin dilakukan.
Melalui pemanfaatan AI, lanjut dia, berbagai pekerjaan seperti penyusunan surat, pembuatan dokumen, hingga pekerjaan lainnya diharapkan dapat dilakukan dengan lebih efektif.
“Pemanfaatan AI bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran ASN, namun membantu menyederhanakan pekerjaan yang bersifat rutin. Dengan demikian, ASN dapat lebih fokus pada ide, gagasan, analisis dan pengambilan keputusan,” terangnya.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi AI saat ini semakin penting seiring perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
ASN yang memiliki tugas administratif perlu memiliki kemampuan beradaptasi agar pemanfaatan teknologi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap efektivitas pekerjaan.
“Dengan teman-teman yang semakin melek AI, harapannya pekerjaan menjadi lebih efisien, bisa lebih cepat, dan hasilnya juga lebih optimal,” tambahnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dan pemanfaatan AI, tetapi juga mendapat pemahaman serta praktik langsung mengenai cara memberikan instruksi kepada AI melalui teknik prompting.
Kemampuan menyusun prompt yang tepat dinilai menjadi salah satu kunci untuk memperoleh hasil sesuai kebutuhan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pemahaman ASN mengenai perkembangan teknologi digital semakin meningkat dan dapat langsung diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Sasaran pelatihan ini adalah seluruh karyawan di lingkungan kantor Disperdagin.
Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB, kemudian dilanjutkan sesi kedua pada pukul 10.30 WIB sampai dengan 12.00 WIB.
“Pemanfaatan AI dapat menjadi bagian dari upaya transformasi digital dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. ASN diharapkan tidak hanya mengenal AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara tepat, efektif, dan bertanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan tugas,” harapnya. (uji/van)










