22 Perguruan Silat Tampil di Nguri-uri Budaya Jawi

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 22 perguruan pencak silat di Bumi Wali menampilkan kesenian dalam ajang Nguri-uri Budaya Jawi di Halaman Masjid Baital Muflikhuun Kiring, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, pada Sabtu (3/10/2026) malam.

Kegiatan tahunan ini berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 3.000 warga. Perguruan yang tampil antara lain silat khas Tuban seperti Standen dan Rodat, serta Kera Sakti, PSHT, GASPI, dan lainnya.

Acara dibuka Staf Ahli Bupati Tuban Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Didik Purwanto, didampingi Camat Semanding Cipta Dwipriyata serta perangkat kelurahan. Didik mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya melestarikan budaya Jawa.

“Kalau bisa ini dilaksanakan setiap tahun dan nanti didaftarkan ke MURI sebagai rekor,” ujarnya.

Rangkaian acara diawali penampilan jurus khas perguruan, dilanjutkan atraksi ekstrem seperti Struman, Golong Duri Salak, makan semprong, pecah batako, dilindas sepeda motor, hingga debus. Suasana semakin semarak dengan iringan musik Jidur khas Tuban.

Sementara itu, Panitia kegiatan, Teguh Pambudi Agung, menyebut acara ini rutin digelar oleh Takmir Masjid Baital Muflikhuun Kiring sebagai wujud kepedulian melestarikan pencak silat khas Tuban.

“Kami berharap kegiatan ini terus berkembang sekaligus menjadi sarana mempererat tali persaudaraan bagi semua perguruan pencak silat yang ada di Tuban,” katanya.

Teguh menambahkan, pencak silat tidak hanya mengajarkan bela diri, tetapi juga nilai disiplin, keberanian, seni, dan persaudaraan.

“Berkumpulnya 22 perguruan dalam satu panggung menjadi bukti perbedaan perguruan bukan penghalang untuk bersatu dalam semangat budaya dan persaudaraan,” pungkasnya. (coi/mar)