Jokowi Blak-blakan Isi Pertemuan dengan Prabowo sebelum Putusan MK soal Gibran

Selain membicarakan kemenangan Timnas Indonesia, Jokowi membenarkan bahwa persoalan ekonomi turut dibahas dalam pertemuan tersebut. Politik juga menjadi salah satu topik yang masuk dalam pembicaraan keduanya.

"Iya (diundang Prabowo), berbicara mengenai bola, juga mengenai ekonomi dan politik," ujar Jokowi.

Pernyataan Jokowi itu sedikit membuka isi pertemuan yang sebelumnya berlangsung tertutup tanpa penjelasan terperinci kepada publik. Ia menyebut pembicaraan bersama Prabowo mencakup sejumlah topik, mulai dari sepak bola hingga persoalan ekonomi dan politik.

Topik sepak bola muncul seiring keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand pada pertandingan final yang berlangsung dramatis.

Indonesia harus menjalani pertandingan hingga babak tambahan waktu setelah kedua tim bermain imbang 2-2. Gelar juara akhirnya ditentukan melalui adu penalti, sehingga keberhasilan tersebut menjadi salah satu hal yang dibicarakan Jokowi dan Prabowo.

Di luar sepak bola, Jokowi menyebut pembicaraan mengenai ekonomi dan politik juga berlangsung dalam pertemuan tersebut. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci persoalan ekonomi maupun politik yang dibahas bersama Prabowo.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo sebelumnya menjadi perhatian publik karena berlangsung selama sekitar dua jam. Jokowi diketahui berada di kediaman Prabowo di Kertanegara sebelum meninggalkan lokasi setelah pertemuan selesai.

Lamanya pertemuan tersebut kemudian memunculkan berbagai pertanyaan mengenai materi pembicaraan kedua tokoh. Jokowi kini memastikan setidaknya ada tiga bidang yang menjadi bagian dari percakapan, yakni sepak bola, ekonomi, dan politik, tanpa menguraikan setiap isu secara spesifik.

Di sisi lain, Jokowi juga ditanya mengenai peluang putranya, Gibran Rakabuming Raka, untuk maju dalam Pilpres 2029. Ia memilih tidak banyak berkomentar karena pelaksanaan kontestasi tersebut dinilai masih terlalu jauh.

"Masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyatlah semuanya," tutur Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi ketika ditanya mengenai masa depan politik Gibran setelah pertemuannya dengan Prabowo. Meski menyebut politik menjadi salah satu materi pembicaraan, Jokowi tidak mengungkap adanya pembahasan khusus mengenai pencalonan pada Pilpres 2029.

Untuk saat ini, Jokowi menekankan pentingnya setiap pihak menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Sementara itu, rincian mengenai pembahasan ekonomi dan politik dalam pertemuannya dengan Prabowo belum disampaikan kepada publik.