"Mereka bertiga usai makan malam tidak apa-apa mereka menyewa kamar yang dua kasur, Ben Anderson sendirian Edward sama Sugito, dikamar 143. Rencananya hari ini kembali karena check in sehari jadwalnya check out Minggu siang, pukul 12.00 WIB," imbuh dia.
Sekitar pukul 23.00, Edward dan Sugito terbangun mendengar dengkuran keras dari Ben Anderson. Ben sempat dibangunkan dengan digoyang-goyangkan badannya oleh Edward dan Sugito namun tak kunjung bangun. Bahkan Edward dan Sugito menduga Ben sedang kelelahan dan terlelap sehingga tidur dengan mendengkur sangat keras.
"Kemudian ditunggu sekitar 10 menit dengkurannya berhenti, terus perlahan nafasnya mulai hilang setelah itu Edward telpon ke resepsionis menyampaikan kalau Ben Anderson sedang sakit. Edward meminta dipanggilkan Rumah Sakit atau Ambulans," kata Waluyo.
Pihak hotel akhirnya membawa Ben Anderson ke Rumah Sakit Baptis, Kota Batu dengan dijemput ambulans. Dari RS Baptis dilakukan pemeriksaan fungsi vitalnya. "Setelah dilakukan pemeriksaan Dokter RS Baptis memastikan Ben Anderson meninggal dunia," pungkas Waluyo.










