Bayi yang ditemukan warga. foto: aris yudi santoso/ BANGSAONLINE
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Warga Dukuh Tengger Desa Bancangan Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo digegerkan penemuan bayi terbungkus kain tergeletak di bawah pohon jati di pinggir hutan, Selasa (1/3).
Dari informasi yang dihimpun, penemuan bayi berawal darj Pathok (55), salah satu warga setempat hendak pergi ke ladang. Saat melintasi kawasan hutan di bukit tengger, ia tiba-tiba mendengar suara bayi dan melihat bungkusan tergeletak di bawah pohon pohon.
BACA JUGA:
- Petasan dari Balon Udara Meledak di SMAN 1 Badegan Ponorogo, Dua Ruang Kelas Rusak
- Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Masjid Badegan Ponorogo
- Terekam CCTV Motor Pelajar Tabrak Truk Pengangkut Sapi Kurban di Ponorogo
- Mancing Lalu Mandi di Sungai, Bocah 10 Tahun di Ponorogo Tewas Tenggelam
Begitu didekati, ternyata ada bayi yang dibungkus dengan kain, yang lengkap berserta ari-ari berada di sampingnya.
“Saat itu saya hendak pergi menggarap lahan, melewati pinggiran hutan, terdengar suara bayi. Karena penasaran saya berusaha mencari asal suara tersebut, hingga saya melihat bungkusan yang berada di bawah pohon. Setelah saya dekati ternyata bayi dibungkus kain dan plastik, disampingnya ada plastik pembungkus ari-ari, ” terangnya.
Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Sambit AKP Supandi, membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengatakan bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan, berat 2,4 kg, panjang 42 cm.
“Kondisi bayi saat ditemukan dalam keadaan sehat. Antara ari-ari dan pusar sudah dipotong, namun bekas pusar belum ditutup. Bayi tersebut sekarang berada di puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Dan Polisi masih melakukan penyelidikan dan pencarian orang tua pembuang bayi malang,“ kata Supandi. (ays/po1/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




