Pendapatan Bandar Narkoba Rp 63 Triliun, Khofifah: Kemensos Rutin Tes Urine

"Karena narkoba ini uang besar. Bayangkan, 63 triliun rupiah dalam setahun pendapatannya. Bandar dan pengedar tidak mau melepas itu pasar. Karena itu Bapak Presiden menyatakan Indonesia darurat narkoba," tutur Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut.

Buktinya, lanjut dia, pengedar mulai berupaya keras memasuki lingkungan pesantren dan memanfaatkan ketidaktahuan santri akan narkotika.

"Pengedar bilang vitamin, pengasuh dan santri mana tahu kalau itu ternyata zat adiktif," tandas Khofifah.

Khofifah juga turut merespons adanya oknum kepala daerah dan pejabat yang ketahuan berurusan hukum karena narkotika. Menurut dia, bisa jadi barang haram itu dipakai sebagai dopping atau penambah stamina karena beban tugas yang berat.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Pendapatan Bandar Narkoba Rp 63 Triliun, Khofifah: Kemensos Rutin Tes Urine - Halaman 2