Tampak Wali Kota Mas Adi (dua dari kiri) bersama Mensos Gus Ipul (dua dari kanan) dalam pertemuannya di Masjid KHAS Pasuruan. (Ist)
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, bersama Wawali dan Sekda menyambut kedatangan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Masjid KHAS Kota Pasuruan, Selasa (10/3/2026) sore.
Pertemuan itu bertujuan untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembagian paket sembako kepada 1.500 keluarga penerima manfaat (KPM). Acara penyambutan semakin semarak dengan penampilan polisi cilik (pocil) serta pertunjukan dari siswa-siswi Sekolah Rakyat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan menyampaikan bahwa kehadiran Kementerian Sosial menjadi dukungan penting bagi pelaksanaan program prioritas presiden, khususnya program Sekolah Rakyat.
“Kehadiran dari Kementerian Sosial menguatkan program prioritas presiden, utamanya Sekolah Rakyat yang diampu langsung oleh Kementerian Sosial. Kita bisa melihat hasilnya yang luar biasa,” ujar Mas Adi, sapaan Wali Kota Pasuruan.
Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Wironini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pemkot Pasuruan bersama Forkopimda juga telah melakukan monitoring langsung terhadap progres pembangunan tersebut.
“Seminggu lalu progres pengurukan sudah mencapai sekitar 40 persen dan sekarang kemungkinan mendekati 70 persen. Kami berharap pada tahun ajaran baru nanti Sekolah Rakyat di Wironini sudah bisa digunakan,” jelasnya.
Ke depan, kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat pendidikan terpadu bagi masyarakat kurang mampu, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Mas Adi juga menyampaikan terima kasih kepada Mensos atas perhatian terhadap Kota Pasuruan.
“Atas nama Pemerintah Kota Pasuruan kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri. Walaupun Gus Ipul bertugas di pusat, beliau tetap memikirkan Kota Pasuruan. Semoga sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus terjalin dengan baik,” tambahnya.

Usai pembagian 1.500 paket sembako dan pertunjukan yang digelar di Masji KHAS Kota Pasuruan.
Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf mengatakan bahwa kunjungannya ke Kota Pasuruan juga menjadi momen untuk bersilaturahmi dengan para penerima bantuan sosial, termasuk lansia, anak yatim, serta penerima PKH.
“Hari ini saya bersama Mas Adi bisa bersilaturahmi dengan keluarga penerima manfaat, bertemu dengan para lansia, yatim piatu, serta penerima PKH dan bantuan non tunai,” kata Gus Ipul.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan terus berdoa agar kondisi ekonomi keluarga semakin baik.
Selain itu, Gus Ipul juga menyinggung program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi keluarga yang paling membutuhkan.
“Sekolah ini didirikan oleh Bapak Presiden untuk keluarga yang paling tidak mampu. Alhamdulillah setelah enam hingga tujuh bulan di Sekolah Rakyat, anak-anak sudah terlihat lebih sehat dan percaya diri,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga meresmikan Masjid KHAS Kota Pasuruan yang dibangun bersama Pemkot Pasuruan dan Pemprov Jatim.
“Mudah-mudahan Masjid KHAS ini bisa menjadi tempat ibadah sekaligus destinasi wisata religi yang menambah daya tarik Kota Pasuruan,” ujarnya.
Gus Ipul juga menegaskan pentingnya mendorong penerima bantuan sosial agar memiliki semangat mengikuti program pemberdayaan, terutama bagi masyarakat usia produktif.
“Bantuan sosial sifatnya sementara. Bagi yang masih produktif, kami ingin mereka ikut program pemberdayaan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah serta data yang akurat, dampaknya akan lebih terasa bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (par/msn)















