Pemkot Pasuruan Gelar Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Ringkasan Berita
  • Pemkot Pasuruan menggelar peringatan Hari Anak Nasional 2026 dengan tema 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju', diikuti 530 anak dari 265 lembaga pendidikan TK hingga SMP.
  • Acara menampilkan berbagai atraksi seni dan unjuk bakat anak, seperti Polisi Cilik, senam, pencak silat, tari, fashion show, serta pemberian penghargaan kepada anak berprestasi.
  • Wali Kota Adi Wibowo menekankan pentingnya memberikan ruang dan pendampingan sesuai perkembangan zaman untuk membentuk anak cerdas, berkarakter, dan siap hadapi tantangan masa depan.
  • Pemerintah mengajak masyarakat menciptakan lingkungan aman dan ramah anak dengan menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan, agar anak tumbuh dalam rasa aman dan nyaman.
  • Peringatan HAN 2026 diharapkan menjadi momentum bagi setiap anak untuk memperoleh hak tumbuh, belajar, berkreasi, dan berkembang menuju Generasi Indonesia Emas.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com Pemkot Pasuruan menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Gedung Kesenian Darmoyudo, Kamis (23/7/2026).

Acara bertema 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju' ini diikuti 530 anak dari 265 lembaga pendidikan jenjang TK hingga SMP, baik negeri maupun swasta.

Sejak awal, peserta dan tamu disambut beragam penampilan, mulai dari atraksi Polisi Cilik SD NU Kota Pasuruan, Senam Anugerah, Senam Anak Indonesia Hebat, pencak silat, tari kreasi SDLB, fashion show, hingga pertunjukan seni lainnya. Suasana semakin semarak dengan dukungan orang tua yang hadir.

Selain menjadi ajang unjuk bakat, acara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada anak-anak berprestasi dari berbagai bidang. Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menegaskan anak merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa.

“Ternyata anak-anak kalau diberikan ruang dan kesempatan, luar biasa sekali kemampuannya. Hari ini kita menyaksikan sendiri berbagai penampilan dan prestasi anak-anak Kota Pasuruan yang sangat membanggakan,” ujarnya.

Ditekankan pula pentingnya pendampingan anak sesuai perkembangan zaman.

“Mari kita dampingi anak-anak sesuai zamannya. Orang tua dan guru harus terus beradaptasi agar mampu membentuk anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepribadian kuat menghadapi tantangan masa depan,” sambungnya.

Ia juga mengajak masyarakat menciptakan lingkungan aman dan ramah anak dengan menolak segala bentuk kekerasan maupun perundungan.

“Kita semua harus melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan perundungan. Anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta penuh kasih sayang agar mampu meraih cita-citanya,” katanya.

Pemkot Pasuruan menyerahkan penghargaan kepada anak-anak berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di bidang akademik maupun nonakademik.

Melalui peringatan HAN 2026, pemerintah berharap setiap anak memperoleh hak untuk tumbuh, belajar, bermain, berkreasi, serta berkembang dalam lingkungan yang mendukung menuju generasi Indonesia Emas. (afa/mar)