foto: suwandi/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban mengimbau agar nelayan sementara tidak melaut. Alasannya, saat ini gelombang laut sedang meninggi dan diprediksi akan berlangsung selama 4 hari ke depan.
Plt Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono ketika dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Minggu (15/5) membenarkan, jika saat ini gelombang air laut sedang meninggi. Dijelaskan Joko, ketinggian gelombang mencapai 3,5 hingga 5 meter.
BACA JUGA:
- Cuaca Buruk Hentikan Aktivitas Nelayan di Tuban, HNSI Imbau Utamakan Keselamatan
- Anggota DPR RI Dapil IX ini Realisasikan Aspirasi 2025 di Tuban
- Nelayan di Tuban Dikabarkan Hilang, Tim SAR dan Polairud Lakukan Pencarian
- Satu dari Dua Nelayan asal Tambakboyo Tuban yang Hilang Selama 4 Hari Ditemukan Meninggal
"Nelayan diimbau sabar dan menunggu gelombang ombak kembali normal. Jika tetap nekat berlayar dikhawatirkan dapat beresiko," imbau Joko. Imbauan itu khususnya untuk nelayan mulai dari wilayah Kecamatan Bancar, Tambakboyo, Jenu, Tuban dan Palang.
Sementara itu, pantauan di komplek nelayan Kelurahan Karangsari, Tuban, banyak perahu yang diparkir dan tidak pergi melaut. Para nelayan sudah mengetahui saat ini gelombang meninggi.
“Saat ini perahunya kami parkir, menunggu ombak kembali normal. Karena gelombang air laut di tengah lebih besar,” ujar Warsiman (50) nelayan asal Kelurahan Karangsari, Tuban. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




