“Saya merasa penyakit ini sifatnya seperti kelain genetik, bukan virus gigitan nyamuk,”tutur Bupati.
Kelainan genetik bisa jadri karena adanya pernikahan sedarah, walaupun bukan kakak dan adik kandung. Hal ini bisa memicu adanya ikatan darah dan masing-masing mempunyai keturunan penyakit kelumpuhan. Di Desa Macanan ada enam anak yang lumpuh dua kakak adik, Adi Surya (8) dan Hadi Hidayat (13). Selain itu ada Hasan (14), dan Faza (2), semua anak tersebut mengalami lumpuh dari lahir.
Dua lagi berada di Desa Karangsono, meraka adalah Agus Santuso (13) dan Luki Setiawan (16), saat ini kondisi mereka ada yang hanya bisa duduk di kursi roda, dan yang masih balita hanya bisa tergolek di tempat tidur.
“Saya sudah melakukan berkoordinasi dengan tim medis, agar mereka bisa diberikan pengobatan. Minimal saya minta mereka bisa duduk dan bisa beraktivitas menggunakan kedua tangannya,” jelas Taufiq.




