Politisi perempuan PKS ini menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini agar para peserta dapat menjadi Konsultan Keluarga di Rumah Keluarga Indonesia yang telah dibentuk di 62 persen kecamatan seluruh Jawa Timur. Pihaknya terus menambah jumlah konsultan keluarga ini dan memfasilitasi peningkatan kapasitas dan semangat mereka melalui Forum Konsultas Keluarga. Ini adalah salah satu upaya PKS untuk menekan laju angka perceraian yang semakin tinggi.
Lilik menambahkan bahwa layanan Konsultasi Online ini diperuntukkan bagi suami, istri, maupun anak remaja yang memerlukan. Bisa melalui WA di nomor 081553326015, atau melalui e-mail di sultonapks@gmail.com. Dan bisa juga melalui website jatim.pks.id/sultona .
"Layanan ini akan terus kami kembangkan agar dapat membantu sebanyak mungkin masyarakat Jawa Timur, terutama pasangan suami-istri," imbuh alumni ITS tersebut.
Sementara itu, Arif Hari Setiawan, Ketua Umum DPW PKS Jatim menyampaikan keprihatinannya melihat antrean perceraian di Pengadilan Agama. "Seperti antre ngurus SIM saja saking banyaknya. Padahal keluarga adalah benteng terakhir anggotanya, yang harus dijaga bersama ketahanannya. Ini membuat kita prihatin," ucap Arif liruh.










