PKS Jatim Buka Posko Mudik Lebaran 2026 di Terminal Bungurasih

PKS Jatim Buka Posko Mudik Lebaran 2026 di Terminal Bungurasih Ketua DPW PKS Jatim saat launching Posko Mudik PKS 2026 di Terminal Bungurasih.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - DPW PKS Jatim menghadirkan layanan khusus bagi pemudik dengan membuka Posko Mudik Lebaran 2026 di Terminal Bungurasih pada Senin (16/3/2026). Posko ini tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga menyediakan fasilitas seperti kopi gratis, takjil, makanan, minuman, hingga layanan pijat untuk melepas lelah. 

Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari program nasional PKS yang rutin digelar setiap tahun. 

“Alhamdulillah, kita melaksanakan launching posko mudik PKS Jawa Timur tahun 2026. Ini merupakan program rutin untuk membantu para pemudik, khususnya yang transit di Terminal Purabaya (Bungurasih,” ujarnya.

Terminal Bungurasih dipilih karena menjadi simpul transportasi terbesar di Asia Tenggara, titik transit ribuan pemudik menuju berbagai daerah di Jawa Timur. Bagus menegaskan posko akan beroperasi mulai H-5 hingga H+4 Lebaran, menyediakan layanan tambahan berupa informasi perjalanan dan bantuan akses transportasi lanjutan.

Lokasi posko yang dekat dengan masjid juga memudahkan pemudik beribadah sekaligus beristirahat dengan fasilitas memadai. “Posko kita ini dekat dengan masjid, jadi pemudik bisa sekalian istirahat, salat, dan menggunakan fasilitas seperti toilet dan tempat wudhu,” jelasnya.

Perwakilan Dinas Perhubungan Jawa Timur, Yanti Marliana, mengapresiasi kehadiran posko mudik PKS yang dinilai membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

“Kami mengapresiasi inisiatif PKS dalam menghadirkan posko mudik ini. Harapannya bisa memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi masyarakat Jawa Timur tetapi juga pemudik dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

Menurut dia, posko mudik menjadi bentuk kolaborasi positif antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendukung kelancaran arus mudik. 

“Ini bukan sekadar perjalanan mudik, tetapi juga bagian dari pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat,” tuturnya. (mdr/mar)